Selasa, 31 Jul 2018 08:40 WIB

Ini Kelemahan Modifikator Nasional dalam Berkarya

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Kontes modifikasi Honda Modif Contest di Makassar (Foto: Dadan Kuswaraharja) Kontes modifikasi Honda Modif Contest di Makassar (Foto: Dadan Kuswaraharja)
Makassar - Inspirasi modifikasi motor bisa datang dari mana saja, entah dari melihat tongkrongan motor di YouTube atau lainnya.

Namun Hidayat Priyo Wibowo, builder dari Retro Syndicate, menyarankan modifikator yang mengikuti kontes modifikasi agar tidak selalu melihat karya orang lain dalam berkarya.



"Jangan pernah melihat karya orang lain, ini bukan ujian nasional, ini development untuk menciptakan sesuatu yang baru, ide baru, teknologi baru," sarannya.

Koordinator Tim Honda Modif Contest Farhat Fikriyan menambahkan beberapa kelemahan yang sering dilakukan oleh modifikator nasional.

"Pertama kekurangannya masih banyak modifikator yang enggan mencari informasi, ini ada tren bagus di dunia, di-copy tapi dia tidak pelajari tekniknya, kedua disiplin, perhitungan timeline pengerjaan modifikasi, dan yang ketiga one man show, pengennya selesaikan sendiri, dari ngelas sampai ngecat. Padahal ada yang jagoan ngelas tapi nggak jago ngecat, dan sebaliknya, kalau keduanya bekerja sama bisa juara nasional," ujar Aan, panggilan akrabnya.



Hal lain yang menjadi pekerjaan rumah buat modifikator adalah belum meratanya kemampuan modifikasi, sehingga muncul anggapan Java Sentris atau modifikasi yang terpusat di Jawa. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com