"Banyak builder Amerika kirim motor kustom dan orang Indonesia yang menjualnya, apakah akan mematikan builder Indonesia? Jelas tidak," ujar Dedengkot Retro Classic Cycle, Lulut Wahyudi, Sabtu (5/10/2013), di Jogja Expo Center, Sabtu (5/10/2013).
"Jadi begini yang penting kita tetap buat kolaborasi, karena semua tren gak bisa kita tangani sendiri, semua saling mempengaruhi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dia takut mati (kalah dengan bersaing dengan builder asing) berarti dia itu tidak kreatif," ucapnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun