Salah satu alasannya karena skema perpajakan yang membuat mobil berjenis tersebut sangat terjangkau (lebih murah dibanding Indonesia). Sehingga bila memang ada niatan untuk masuk dunia modifikasi, dari awal mereka mencari mobil berjenis itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil besar seperti itu (LMPV) biasanya ya kami gunakan untuk keluarga saja. Jadi tidak untuk dimodif sedemikian rupa. Kalau memang ingin modif paling hanya pelek saja, bagian yang bisa dipercantik sedikit," lanjut pria asal Bangladesh, India tersebut.
Dikesempatan serupa, CEO PT HIN Promosindo, Reza Aliwarga selaku penyelenggara juga menyatakan bahwa mobil keluarga seperti Avanza Cs sangat sedikit yang diikutkan kontes modifikasi di Malaysia.
Baca juga: Modifikasi Avanza Biar Ngacir |
"Di sini mobil keluarga kurang ramai ya (modifikasinya). Kebanyakan mobil sedan dan coupe yang memang jarang kita lihat di Indonesia seperti Nissan Silvia, GT-R, Chevrolet Camaro, dan sebagainya. Mobil retro juga ada yang masuk. Karena itu dunia modifikasinya menarik," kata Reza. (ruk/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun