Disampaikan Marketing & PR Manager Porsche Indonesia, Andrew Worth, pihaknya yakin jika hal tersebut terealisasikan, penjualan Porsche di Indonesia akan tokcer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena saat ini Porsche merupakan produsen yang tidak merakit mobilnya di Indonesia, alias impor dari negara asalnya, Jerman. Sehingga jika pemerintah meniadakan atau setidaknya mengurangi pajak mobil hybrid, bisa menolong produsen yang masih impor seperti Porsche.
Baca juga: Porsche 718 Cayman GTS Mendarat di Indonesia |
Karena jika berkaca dengan negara-negara maju, lanjut Andrew mengatakan, pemerintah di sana sudah memberikan insentif untuk pajak mobil hybrid.
"Karena di luar negeri pemerintah mereka sudah melakukan itu. Karena mereka mau melindungi lingkungannya," lanjutnya. (khi/lth)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan