Sabtu, 31 Mar 2018 19:19 WIB

Modifikator Banyuwangi Antusias Ikuti Kontes

Ardian Fanani - detikOto
Peserta kontes mobil Indonesia Automodifed di Banyuwangi Sabtu 31 Maret 2018 (Foto: Ardian Fanani) Peserta kontes mobil Indonesia Automodifed di Banyuwangi Sabtu 31 Maret 2018 (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Setelah Surabaya, kontes Indonesia Automodified (IAM) seri selanjutnya digelar di Banyuwangi. Pada seri kedua ini, sekitar 80 peserta mengikuti ajang kontes modifikasi pertama di kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini.

Pada putaran kedua yang berlangsung di Gedung Wanita Paramitha Kencana, Sabtu-Minggu, 31 Maret-01 April 2018.

"Ada sekitar 80 peserta yang ikut ajang ini. Animo peserta dan masyarakat antusias ikut ajang ini," ujar panitia IAM Husna Sugiana kepada detikOto, Sabtu (31/3/2018).

Puluhan mobil modifikasi ini mengikuti pameran dan kompetisi mobil modifikasi International Automodified (IAM), Daihatsu Dress-up Challenge, serta kompetisi audio mobil HINSound&Style yang diselenggarakan bekerjasama dengan CAN (Car Audio Network) Indonesia, ditambah dengan Special Class dari Autovision Autolightup, serta Dominations Audio.

"Banyuwangi ini lokasi yang strategis. Dari 80 peserta, kebanyakan memang dari Banyuwangi. Tapi juga ada dari Surabaya, Bali, Jember dan Malang," tambahnya.

Lokasi Banyuwangi mempermudah para peserta di eks karesidenan Besuki dan Tapal Kuda untuk hadir diajang ini. Bahkan ada juga kota-kota disekitarnya seperti Surabaya, hingga Denpasar, Bali, secara perorangan maupun tergabung dalam klub diantaranya Exflow, Xrules, Revenge, CBK, KOGxRealfam, Java Sound, TKCI, MOC Bali, Fandy, Viriya, Regeneration, BSpeed, MJ Garage Bali, Anugerah Speed, VB, HBC Banyuwangi, Bonjour, Customized Bali, MAXXIO, AXIC, dan lain-lain.

"Penilaian tetap akan dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas dan kelengkapan modifikasi pada keseluruhan 8 sektor yang meliputi Overall Build, Exterior, Paint, Engine, Undercarriage, Interior, Car Audio&Video, serta Presentation," tambahnya.

Para peserta ini berkompetisi untuk memperebutkan lebih dari 160 awards di seri penyelenggaraan IAM di Banyuwangi. Selanjutnya, mobil-mobil yang berhasil meraih awards tersebut akan mendapatkan poin ELITE, yang merupakan pengumpulan poin bersistem klasemen (championship).

"Poin ELITE bersifat akumulatif dari seluruh kota penyelenggaraan IAM 2018 di Indonesia, untuk memperebutkan hadiah berupa uang tunai Rupiah senilai equivalen USD1 untuk tiap poin yang dikumpulkan (minimal memiliki 2000 poin). Selain dapat ditukarkan menjadi USD, Elite point yang berhasil dikumpulkan peserta juga dapat ditukarkan menjadi berbagai merchandise dan produk menarik, hingga putaran final yang akan berlangsung di Jakarta pada akhir tahun," tambahnya.

Sementara itu, dipilihnya Banyuwangi sebagai tempat digelarnya Indonesia Automodified (IAM) seri kedua mengejutkan warga Banyuwangi. Salah satunya adalah Aguk (28), warga Banyuwangi. Diakuinya sangat jarang ada kontes dan pameran modifikasi di Banyuwangi. Aguk mengaku mengikutsertakan dua mobil modifikasinya dalam ajang ini.

"Jarang sekali digelar seperti ini. Apalagi ajang ini ajang Nasional. Saya harap ajang seperti ini setiap tahun digelar," tambahnya. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed