Menurut Edi Pamungkas, Web Development Manager PT Polystar International sebagai distributor resmi bahan pelapis kulit sintetis merek MBtech, tren modifikasi interior saat ini cenderung ke arah pemilihan warna-warna elegan.
"Warna-warna elegan itu yang smooth, yang kalem. Tapi tidak semuanya seperti itu, kadang-kadang ada kombinasi sedikit aksen-aksen tertentu sebagai pemanis. Elegan itu terutama tidak mencolok, lebih smooth konsepnya. Kalau elegan lebih bernilai, bukan mencolok dengan permainan warna. Dan pemilihan material atas juga, pemilihan warna juga dengan warna-warna lembut, lalu jahitan juga tidak kasar," kata Edi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warna-warna elegan itu, lanju Edi, termasuk warna interior seperti coklat, krem, hitam hingga putih. Kini, warna elegan tersebut bisa dikombinasikan dengan aksen warna yang kontras.
"Kalau tahun lalu kebanyakan orang memodifikasi mobil itu seperti warna-warna kulit, misalnya coklat, krem, itu tetap masih ada, tapi sekarang kesan elegan ditambah aksen-aksennya. Misalnya coklat dikombinasikan dengan hijau, sepertinya tidak masuk warnanya, tapi tetap elegan dan bagus," ujar Edi.
Menurut Edi, modifikasi interior yang ekstrem saat ini sedikit berkurang. Kini, kesan elegan interior itu makin marak yang terinspirasi dari mobil-mobil Eropa.
"Misalnya ada warna hitam, tapi jahitan merah," ucap Edi.
Meski begitu, tren modifikasi interior tidak hanya mencakup warna. Pemilihan material kelas atas pun menjadi tren dalam memodifikasi interior mobil.
"Teksturnya kebanyakan sekarang orang cari yang halus, grade tertinggi, yang pori-porinya halus," jelas Edi. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek