Ajang modifikasi bergengsi di Indonesia, Accelera Auto Contest 2012 menurut rencana akan segera bergulir di pertengahan April mendatang di Surabaya (13-15 April) lalu menyambangi Solo (19-20 Mei), Pekanbaru (16-17 Juni), Denpasar (15-16 September), Banjarmasin (13-14 Oktober) dan berakhir di Jakarta pada pertengahan Desember mendatang (15-16 Desember).
Managing Director Cody Enterprises Patricia Setyadjie menjelaskan kalau Solo dipilih karena kota ini dianggap strategis. Dekat dengan Semarang dan Yogyakarta sehingga selain bisa menjaring potensi modifikator Solo juga bisa menarik peminat dari kota lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam event tahun ini ada perubahan dalam tata cara penjurian dimana variabel penilaian bertambah dari 7 menjadi 10 yakni meliputi eksterior, interior, audio, engine, kaki-kaki, undercarriage, pelek, rem, cat dan body art," jelasnya.
Kategori yang diperlombakan adalah kategori street racing, racing, elegant, dan extreme yang akan dicari pemenangnya oleh juri-juri berpengalaman seperti Georges Agung, Chandra, Djuang Tedja, Edwin Adji, Rizaldy Parani, Alexander Sondakh, Musyawir, Henry, dan Tesar.
"Juri itu akan ditambah 2 'juri kehormatan' yang merupakan perwakilan 2 orang wartawan yang hadir di setiap kotanya," tambah Patricia.
"Selain itu, kita juga membuka kategori 'King of Car Clubs' yang akan diberikan pada klub yang mendapat paling piala dari anggota-anggotanya," tandasnya.
Berbagai aspek akan dikaji dari tiap pemenang yakni dari segi kesulitan, inovasi, aplikasi, fungsional, kerapihan, kebersihan dan harmonisasi desain.
Sosialisasi kontes modifikasi ini dibuka dengan penyerahan hadiah Grand Prize berupa 1 mobil Chevrolet Spark bagi Champion Extreme pada kontes 2011 lalu yakni Franklin (Connection) dan 1 unit Bajaj Pulsar untuk Champion of Elegant yaitu Arief (Connection).
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB