Adalah rumah modifikasi Stuart Hughes berpusat di Liverpool, Inggris yang mencoba membuat Rolls-Royce Phantom hingga bernilai lebih mewah dengan balutan emas di eksterior dan interior dengan tema "Spirit of Ecstasy."
Seperti dilansir autoevolution, Jumat (5/8/2011) ide sebenarnya adalah dari distributor mobil Inggris Eurocash AG di Zug Switzerland. Distributor tersebut mendapatkan pesanan dari konsumen (tidak disebutkan namanya) yang meminta mobilnya ingin tampak berbeda dari Rolls-Royce Phantom lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya untuk melancarkan rencana tersebut, Eurocash AG menggandeng Stuart Hughes bekerjasama dan menghasilkan Rolls-Royce Phantom berlabur emas 120 Kg.
Projek pengerjaan yang memakan 18 bulan itu ternyata tidak hanya berlabur emas. Keduanya sengaja menyematkan kaca antipeluru di bagian depan, tengah hingga belakang.
Agar melindungi penumpang maksimal, Eurocash AG dan Stuart Hughes mengujinya dengan menembakkan senjata AK47 ke seluruh kaca. Mobil antipeluru itu juga sertifikasi oleh Pemerintah Jerman Beschussamt Munchen. Adapun dana yang dikeluarkan adalah US $ 8,2 juta atau lebih dari Rp 70 miliar.
Angka yang sangat fantastis untuk merombak sebuah mobil mewah. Bahkan angka itu melebihi harga mobil itu sendiri. Salah satu varian Phantom pernah mejeng di IIMS yang berkahir beberapa hari lalu. Di Indonesia mobil tersebut dibanderol Rp 13 miliar.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi