Penjualan Chery di Indonesia setahun terakhir turun cukup signifikan yakni mencapai 40 persen. Apa sebabnya?
Penjualan Chery setahun belakangan merosot. Chery yang sempat menghuni daftar 10 mobil terlaris juga harus rela terlempar dari daftar tersebut. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan Chery secara wholesales sepanjang Januari-September 2026 turun 45,2 persen dibandingkan tahun lalu. Kalau pada Januari-September 2025 Chery membukukan distribusi sebanyak 15.160 unit, maka pada periode yang sama tahun ini hanya mencapai 8.313 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catatan penjualan retail juga demikian. Tahun lalu, pabrikan yang bermarkas di Wuhu itu menjual 15.104 unit selama sembilan bulan. Sementara tahun ini, penjualannya baru menyentuh 8.675 unit atau turun 42,6 persen.
Presiden Direktur Chery Group Indonesia Zeng Shuo mengungkap saat ini pihaknya tengah mengebut produksi serta distribusi dari model yang terlaris. Dalam hal ini, Chery Grup mendahulukan produksi Jaecoo J5, sebab antreannya masih mengular. Dengan demikian, lini produksi yang lain harus mengalah, makanya catatan distribusi Chery merosot.
"Faktor kita ada production, ada dua alasan. Satu, production kita mau lebih fokus ke yang lima besar. Jadi masih ada unit lama, jadi production unit model lain akan sedikit delay juga," urai Zeng Shuo ditemui di Wuhu belum lama ini.
Kendati demikian, penjualan Chery tampaknya bakal segera pulih. Dia menyebut tengah berupaya menyeimbangkan produksi unit lainnya. Terlebih model barunya Chery Q cukup banyak diminati masyarakat Indonesia.
"Kalau satu production line sudah kita pindah-pindah nanti capacity-nya loss lebih banyak. Jadi kadang-kadang kita udah running untuk satu model, yang model lain memang akan sedikit terganggu," tambah Zeng Shuo.
Seperti diketahui, sejak comeback tahun 2023 ke Indonesia, Chery sudah melakukan aktivitas perakitan di Indonesia. Namun demikian, perakitan itu belum dilakukan di pabrik mandiri, melainkan numpang di pabrik PT Handal Indonesia Motor. Di pabrik tersebut, Chery tak hanya merakit untuk merek mobil sendiri, namun juga untuk merek lain di bawah naungannya seperti Jaecco, Lepas, hingga iCar.
