Perkembangan industri kendaraan ramah lingkungan perlu didukung semua pihak. Demi mengakomodir hal tersebut, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Gemalindo Kreasi Indonesia kembali menghadirkan PERIKLINDO Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026, yang akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2026 di Mövenpick Hotel Jakarta.
Dijelaskan dalam siaran resminya, tahun ini menjadi penyelenggaraan PEVC ketiga kalinya, setelah sebelumnya sukses digelar di Bali pada 2024 dan 2025. Dengan mengusung tema "The Future of a Clean and Efficient Mobility", PEVC 2026 dirancang sebagai forum strategis yang membahas arah masa depan mobilitas, industri, investasi, teknologi, dan pembangunan ekonomi di era Electrified Economy.
"Konferensi ini tidak hanya mengulas perkembangan kendaraan listrik, tetapi juga transformasi berbagai sektor yang akan dipengaruhi oleh percepatan elektrifikasi dan inovasi teknologi," ujar Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko.
Memasuki tahun ketiga, PEVC yang terus berkembang sebagai forum strategis berskala internasional akan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, regulator, pelaku industri, investor, akademisi, peneliti, hingga perusahaan teknologi.
Berbeda dari konferensi otomotif pada umumnya, PEVC 2026 menghadirkan perspektif yang lebih luas dengan membahas dampak elektrifikasi terhadap berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, energi, logistik, investasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), transformasi digital, hingga pembangunan kota pintar (smart city). Dengan demikian, PEVC menjadi ruang diskusi yang relevan tidak hanya bagi pelaku industri otomotif, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan yang ingin memahami arah perubahan ekonomi global.
Konferensi ini juga akan mengulas berbagai inovasi yang tengah membentuk masa depan mobilitas, seperti baterai generasi baru, teknologi ultra-fast charging, kendaraan berbasis AI dan software-defined vehicle, kendaraan otonom, pengembangan smart grid, elektrifikasi armada logistik, hingga penerapan kendaraan listrik pada sektor maritim, penerbangan, dan kawasan industri. Berbagai teknologi tersebut kini mulai memasuki tahap implementasi dan diproyeksikan akan memengaruhi arah investasi serta strategi bisnis dalam beberapa tahun ke depan.
Dijelaskan juga transformasi sektor logistik menjadi salah satu fokus utama PEVC 2026. Elektrifikasi diyakini mampu menghadirkan efisiensi operasional, biaya logistik yang lebih kompetitif, sistem distribusi yang lebih cerdas, serta rantai pasok yang lebih berkelanjutan. Selain itu, konferensi juga akan membahas pengembangan elektrifikasi pada sektor maritim, penerbangan, kawasan industri, hingga ekonomi sirkular baterai sebagai fondasi industri masa depan.
Sebagai forum kolaborasi internasional, PEVC 2026 akan menghadirkan rangkaian keynote speech dan empat sesi pleno yang mengangkat isu-isu strategis dalam pengembangan industri kendaraan listrik dan transformasi ekonomi global, yaitu:
- Tema pertama, "Indonesia Economic & Geopolitical Outlook 2027: Driving the Electrified Economy".
- Tema kedua, "The Next-Gen EV: Advanced Electrification & Autonomous Drive Technology".
- Tema ketiga, "Green Commercial Fleet: Transforming Logistics with Electric Vehicles".
- Tema keempat, "Beyond Roads & Last-Mile: Optimizing Urban Delivery, Maritime, and Industrial Electrification".
Simak Video "Video Prabowo Mau RI Produksi Sedan Listrik Besar-besaran di Tahun 2028"
(lth/rgr)