Pemerintah berencana memberikan insentif untuk industri otomotif. Namun, insentif yang diberikan rencananya hanya untuk kendaraan listrik. Gaikindo mengusulkan insentif untuk semua jenis kendaraan, tak cuma mobil listrik (EV).
Pemerintah kembali menunda pemberian insentif untuk pembelian kendaraan. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan rencana insentif kendaraan listrik ditunda. Rencananya, program tersebut akan berjalan Agustus nanti.
"Insentif motor listrik kemarin dikaji lagi, tambahan satu bulan," kata Airlangga kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Insentif Motor Listrik Ditunda Lagi |
Meski begitu, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengusulkan insentif untuk industri otomotif berlaku untuk semua jenis kendaraan. Dengan begitu, diharapkan seluruh industri otomotif bisa mendapatkan dampak positifnya.
"Saat ini Gaikindo sudah memberikan usulan kepada Kementerian Perindustrian RI untuk terus mendorong diberlakukannya kebijakan stimulus insentif untuk semua tipe kendaraan bermotor, termasuk kendaraan berbasis Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV), sehingga seluruh industri otomotif Indonesia mendapatkan dorongan yang sama dalam menjaga perkembangan pasar otomotif di Indonesia," demikian dikutip dari siaran pers Gaikindo, Senin (29/6/2026).
Gaikindo menilai, industri otomotif merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Gaikindo meyakini sinergi yang telah terbangun antara pemerintah dan pelaku industri perlu terus diperkuat agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang kompetitif sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan transformasi industri otomotif global.
"Sebagai asosiasi yang mewadahi industri kendaraan bermotor di Indonesia, Gaikindo akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku industri, serta seluruh pemangku kepentingan," kata Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty.
(rgr/dry)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!