Harga BBM Naik, Taksi Listrik Jadi Idola Baru

Harga BBM Naik, Taksi Listrik Jadi Idola Baru

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 16 Jul 2026 09:40 WIB
BAIC T1, Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia
Ilustrasi mobil listrik. Foto: Istimewa
Jakarta -

Kenaikan harga BBM membuat warga China ramai-ramai beralih menggunakan taksi listrik. Layanan taksi listrik di Negeri Tirai Bambu itu melonjak.

Penggunaan taksi dan layanan ride-hailing di China lagi banyak digandrungi warga setempat. Pada bulan Mei tercatat, ada 3,05 miliar kali perjalanan yang dilakukan masyarakat setempat. Catatan perjalanan itu naik 6 persen sejak peran Iran mencuat pada akhir Februari. Di Tiongkok, tarif taksi justru turun sekalipun harga BBM naik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip Reuters, sejumlah analis mengatakan bahwa banyak pengemudi baru yang mencari pekerjaan di tengah ekonomi yang lesu. Ditambah lagi dengan banyaknya mobil listrik murah, hal ini turut menekan tarif taksi. Pada akhirnya, penumpang yang ingin hemat biaya karena harga BBM tinggi, memanfaatkan momentum tersebut.

Salah seorang pengemudi ride-hailing di Beijing bernama Li menyebut, tarif taksi itu sudah turun 10-15 persen sejak enam bulan lalu.

ADVERTISEMENT

"Persaingannya sangat ketat," ujar dia.

Sejak harga BBM naik bulan Maret, bermunculan juga fenomena unggahan yang menampilkan bahwa berpergian dengan taksi atau layanan ride-hailing lebih murah ketimbang mengemudi sendiri.

"Terutama saat harga bensin tinggi, saya lebih memilih naik taksi ke tempat-tempat yang terlalu jauh untuk ditempuh dengan sepeda. Dengan begitu, saya tidak perlu mencari tempat parkir atau membayar bensin," ujar Yang.

Boomingnya layanan taksi listrik dan ride-hailing itu secara tak langsung membuktikan bahwa sektor transportasi di China tak bergantung pada minyak. Dengan begitu, sekalipun harga BBM naik lagi akibat Selat Hormuz ditutup, tak berpengaruh pada sektor transportasi di sana. Terbukti, konsumsi BBM di China turun 10 persen dan solar juga turun 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, setengah dari sekitar 1,3 juta armada taksi di China sudah menggunakan kendaraan listrik.



(dry/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads