Mesin Toyota Kijang Innova Zenix Kok Masih Diimpor?

ADVERTISEMENT

Mesin Toyota Kijang Innova Zenix Kok Masih Diimpor?

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 22 Nov 2022 20:13 WIB
Jakarta -

All New Kijang Innova Zenix menjadi mobil hybrid pertama Toyota yang dirakit secara lokal di Indonesia. Mobil ini dibekali dua pilihan mesin, yakni bensin dan hybrid. Kedua mesin tersebut masih didatangkan dari negara luar alias impor.

Dijelaskan Direktur Corporate Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, ada alasan khusus mengapa Toyota Indonesia tidak memproduksi mesin Kijang Innova Zenix secara mandiri. Alasan itu berkaitan dengan manajemn rantai pasok atau supply chain.

"Kenapa kita engine masih impor? Karena pabrik engine kita sekarang ini masih memproduksi engine yang lama. Jadi kita ada dua pabrik engine, satu yang NR yang dipakai untuk Veloz, Avanza. Kemudian mesin TR yang dipakai di Innova lama, tapi juga dipakai di model-model lain yang ada di Jepang dan Thailand," kata Bob di Jakarta (21/11).

Menurut Bob, jika pabrik Toyota di Indonesia memproduksi mesin baru Kijang Innova Zenix dengan kode M20A-FKS, maka itu akan mengorbankan produksi mesin TR, yang masih digunakan buat Innova lama dan Fortuner, di mana kedua model tersebut masih diekspor.

"Jadi kalau kita mau pindah (produksi mesin yang baru), yang lama siapa yang suplai?. Jadi itu masalahnya," sambung Bob.

Soal kandungan lokal, Presiden Direktur TMMIN, Andang Warih Tjahjono mengatakan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) Kijang Innova Zenix Hybrid EV mencapai 60%, sementara Kijang Innova Zenix Gasoline (bensin) TKDN-nya 85%.

Menurut Warih, sistem hybrid di Kijang Innova Zenix masih didatangkan dari Jepang. "Bagian bawah itu kan hybrid-nya masih new platform semua, entah motor, inverter, dan lainnya. Pelan-pelan kita harus lokalin lah, struktur bagian bawahnya. Ini sekarang masih dari Jepang," kata Warih.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT