ADVERTISEMENT

Produksi Lamborghini Aventador Resmi Disetop, Ini Model Terakhirnya

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 28 Sep 2022 09:39 WIB
Produksi Lamborghini Aventador resmi disetop
Produksi Lamborghini Aventador resmi disetop (Foto: Response)
Jakarta -

Produsen supercar asal Italia, Lamborghini, resmi menyetop produksi salah satu model terlarisnya, Aventador. Pengumuman itu disampaikan Lamborghini pada 26 September 2022.

Lamborghini Aventador kali pertama diproduksi pada tahun 2011. Mobil sport bermesin tengah (mid-engine) ini meluncur di pameran Geneva Motor Show 2011 dan diposisikan sebagai pengganti model Murcielago.

Mengusung mesin 6,5 liter dengan output tenaga mencapai 750 dk, Aventador merupakan salah satu supercar yang paling diminati di pasaran. Pada 2020, penjualan Aventador di dunia telah menembus angka 10.000 unit.

Meski kelihatannya laris, Lamborghini memutuskan menyetop produksi mobil yang dibikin di Sant'Agata Bolognese, Italia, itu. Sebagai perpisahan, pihak Lamborghini membuat edisi terakhir Aventador.

Produksi Lamborghini Aventador resmi disetopProduksi Lamborghini Aventador resmi disetop Foto: Response

Mengutip laman Response, Lamborghini Aventador edisi terakhir ini dinamakan sebagai "Aventador LP780-4 Ultime Roadster". "Ultime" berarti "terakhir" dalam bahasa Latin.

Untuk model terakhir dari Aventador, Lamborghini telah mengembangkan mesin V12 yang paling bertenaga dalam sejarah mobil produksi Lamborghini.

Dengan mengadopsi katup intake titanium dan mengoptimalkan VVT (Variable Valve Timing) dan VIS (Variable Intake System), output maksimum mesin konfigurasi V12 6,5 liter dinaikkan menjadi 780 dk pada 8.500 rpm dan torsi maksimum mencapai 73.4 kgm (719 Nm) pada 6.750 rpm.

Mesin dengan tenaga buas tersebut dikawinkan dengan sistem transmisi ISR 7-percepatan (Independent Shifting Rod). Mobil ini diklaim bisa berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 2,9 detik dan memiliki kecepatan maksimum hingga 350 km/jam.



Simak Video "Penyakit 'Langganan' Supercar di Indonesia, Perbaikinya Rp 110 Juta!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT