ADVERTISEMENT

Biaya Borong Mobil Listrik Polisi buat Pengamanan KTT G20, Habis Rp 66 Miliar

Tim detikcom - detikOto
Selasa, 20 Sep 2022 17:42 WIB
Mobil dan Motor Listrik Polisi buat Kawal KTT G20
Foto: Mobil dan Motor Listrik Polisi buat Kawal KTT G20 (Instagram NTMC Polri)
Jakarta -

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggunakan kendaraan listrik untuk pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November 2022. Selain motor listrik, mobil bertenaga listrik juga disiapkan untuk mengawal KTT G20.

Diketahui, agenda internasional yang akan digelar di Bali ini memang mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik. Selain kepala negara dan delegasinya yang akan menggunakan kendaraan listrik, pengamanan polisi juga akan memanfaatkan kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Dikutip dari situs resmi Korlantas, Polri menyiapkan 88 mobil listrik dan 94 motor listrik untuk mendukung KTT G20 di Bali. Dari video yang ditayangkan channel YouTube NTMC Polri, tampak beberapa kendaraan listrik yang sudah dilabur livery khas Korlantas Polri. Mobil dan motor listrik itu didominasi warna putih dengan lis biru khas kendaraan operasional polisi lalu lintas. Beberapa di antaranya adalah mobil listrik Hyundai Ioniq Electric.

Untuk memborong mobil listrik buat pengamanan KTT G20, Polri telah membuka tender pengadaan barang sejak 19 Mei 2022 lalu. Hal itu diketahui dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Polri.

Pengadaan mobil listrik pengamanan KTT G20 ini diajukan dengan nilai pagu paket Rp 66.853.600.000 dengan sumber dana APBN 2022.

Kini, sudah ada pemenang tender yaitu PT Cahaya Mutiara Perdana untuk menyediakan mobil listrik. Harga penawarannya dan harga kontrak lebih rendah dari nilai pagu, menjadi Rp66.822.360.000.

Sementara itu, mobil listrik yang digunakan Korlantas Polri, yaitu Hyundai Ioniq dibekali motor permanent-magnet synchronous bertenaga 100 kW (136 PS) yang dipasok oleh baterai lithium ion 38,3 kWh. Motor mengembangkan torsi 295 Nm yang didistribusikan ke roda depan.

Jarak tempuh Hyundai Ioniq mencapai 373 km (berdasarkan NEDC) dan 311 km (berdasarkan WLTP) dalam sekali pengisian daya. Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit untuk pengisian nol hingga 80 persen dengan menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik berkapasitas 100 kW (DC).



Simak Video "Pabrikan Dilarang Produksi Mobil Bensin pada 2035, Setuju?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT