ADVERTISEMENT

Mobil Vladimir Putin Diserang, Terdengar Ledakan dan Muncul Asap Tebal

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 16 Sep 2022 09:23 WIB
Setelah resmi dilantik kembali menjadi Presiden Rusia, Vladimir Putin kembali menarik perhatian dengan menaiki mobil Limosin terbarunya jenis Senate Limousine. Mobil Senate Limousine tersebut memiliki panjang enam meter. Menggendong mesin yang dikembangkan oleh tim mekanik pabrikan mobil mewah Porsche. Mobil tersebut dikembangkan sejak 2013, dan menelan dana hingga 12,4 miliar rubel, atau sekitar Rp2,7 triliun. Sputnik/Sergei Savostyanov/Pool via REUTERS
Vladimir Putin disebut alami penyerangan dan upaya pembunuhan. Foto: Reuters
Jakarta -

Mobil Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan mendapat serangan sekaligus upaya pembunuhan. Dalam sebuah laporan yang diberitakan Daily Express, suara ledakan keras terdengar dekat limusin Putin dan juga muncul asap tebal di ban depan kiri.

Mobil langsung dipindahkan ke tempat yang lebih aman sedangkan kondisi Putin dikabarkan baik-baik saja. Namun ada beberapa orang yang ditangkap oleh pihak keamanan setempat.

Menurut saluran Telegram General GVR, para pengawal Putin disebut menghilang di tengah informasi bahwa rahasia pergerakan pria 69 tahun itu bocor.

Pihak Anti-Kremlin mengatakan bahwa Putin sedang dalam perjalanan kembali ke kediaman resminya dengan konvoi pengawal lebih lengkap berkaitan dengan keamanan. Dalam konvoi itu, terdapat lima mobil antipeluru dan Putin berada di mobil ketiga.

"Kembali ke kediamannya, beberapa kilometer dari sini. Mobil pengawalan pertama diblok ambulans, yang kedua terus berjalan tanpa henti meski ada halangan tiba-tiba dan selama jalan terus melalui rintangan itu," tulis Daily Express.

"Di mobil putin, ledakan keras terdengar dari roda depan kiri dan asap tebal," jelas saluran itu lagi.

Terlepas dari beberapa masalah teknis, mobil Putin kabarnya telah mencapai tempat yang lebih aman. Akibat kejadian itu, saluran Telegram General GVR menyebut Kepala Pengawal Presiden dan beberapa orang lain diskors dan ditahan.

Terlepas dari upaya penyerangan itu, Vladimir Putin selalu dilindungi mobil berjuluk 'benteng berjalan' dengan bobot 7 ton. Mobil itu diklaim sangat aman berkat ragam fitur yang diusungnya. Mobil tersebut adalah Senat Aurus dan sudah dikenakan sejak 2018. Benteng berjalan Aurus yang menjadi tunggangan Putin ini dikembangkan oleh oleh NAMI, kependekan dari Central Scientific Research Automobile and Automotive Engine Institute Rusia.

Beberapa fitur 'benteng berjalan' untuk melindungi Putin di antaranya dapat menahan ledakan, tembakan, dan serangan gas kimia. Senat Aurus juga dibekali komunikasi canggih, yang menjadikannya pusat komando di dalam mobil.

Selain itu, kaca dari mobil Aurus juga dipertebal hingga 6 cm. Senat Aurus dilapisi dengan pelapis baja dan berada di atas ban Kevlar agar tetap berjalan saat ditembak.

Penumpang yang ingin menutup tirai jendela mobil masih dapat melihat apa yang terjadi di luar kendaraan secara real-time melalui rekaman CCTV langsung yang ditayangkan di layar internal. Beberapa laporan bahkan menyebut Aurus Senat bisa membuat aman Vladimir Putin meski mobilnya tenggelam di dalam air.

Mobil mewah ini menggendong mesin hybrid 4.4 liter V8 twin-turbo hybrid yang dikembangkan bekerja sama dengan Porsche, menghasilkan 590 HP dan torsi 649 lb-ft (880 Nm). NAMI juga mengembangkan mesin bertenaga buat Aurus Senat dengan 6.6 liter V12, yang bisa memuntahkan tenaga 857 hp.



Simak Video "Kesehatan Putin Disorot Lagi Gegara Batuk-batuk Sebelum Pidato"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT