ADVERTISEMENT

Industri Mobil Listrik Kembali 'Memakan Korban', 8.000 Pekerja Kena PHK

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 22 Jul 2022 09:07 WIB
Ford Everest
Ford melakukan pemecatanterhadap ribuan karyawan sebagai akibat peralihan dari produksi mobil bensi ke mobil listrik (Foto: Ford)
Jakarta -

Euforia kelahiran mobil listrik akhirnya harus memakan korban. Produsen mobil asal Amerika Ford akan melakukan 'pembersihan' besar-besaran dengan memecat 8.000 pekerja, untuk bisa memuluskan rencana mereka memproduksi kendaraan listrik.

Dikutip autoevolution, jika memang benar hal ini terjadi, artinya Ford telah mengurangi sekitar 12% dari tenaga kerja yang mereka miliku saat ini. Namun langkah Ford untuk mengurangi pekerja bukan kali pertama dilakukan, karena pada April 2022 Ford sudah memecat sekitar 580 pekerja dengan alasan sebagai bagian dari strategi perusahaan.

Pemecatan 8.000 pekerja Ford ini akan dilakukan dalam beberapa Minggu ke depan. Dikutip Reuters, pengurangan pekerja Ford masih akan berlangsung, terutama pada pekerja yang mengerjakan Internal Combustion engine (ICE) atau bagian produksi mesin bensin.

Di kehidupan moderen, peran robot semakin diperlukan untuk membantu aktivitas manusia. Seperti yang terjadi di pabrik mobil Ford di Kln, Jerman.Di kehidupan modern, peran robot semakin diperlukan untuk membantu aktivitas manusia. Seperti yang terjadi di pabrik mobil Ford di Kln, Jerman. Foto: Ford

Pihak Ford masih menutup rapat kabar tersebut. Namun, juru bicara Ford mengkonfirmasi bahwa investor berencana untuk bisa meningkatkan produksi EV.

Tercatat Ford saat ini telah memiliki setidaknya 90.000 pekerja, dan di saat pembersihan besar-besaran Ford sudah terlaksana, Ford masih akan memiliki sekitar 79.000 pekerja.



Simak Video "Tak Hanya Comeback, Ford Akan Bangun Pabrik di RI?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT