ADVERTISEMENT

Rusia Halalkan Bikin Mobil Tanpa Airbag, ABS, EPS

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 20 Jun 2022 15:18 WIB
Ilustrasi airbag
Mobil di Rusia dihalalkan untuk tidak menggunakan airbag hingga sistem rem ABS. Foto: Daimler AG/Mercedes-Benz AG - Mercedes-Benz
Jakarta -

Rusia kini tengah menghadapi sanksi akibat invasinya ke Ukraina. Hal itu membuat sejumlah pihak memutuskan angkat kaki dari negara di bawah pimpinan Vladimir Putin tersebut. Tidak terkecuali sejumlah pabrikan yang berkecimpung di industri otomotif Rusia.

Satu bulan lalu, pemerintahan Rusia menasionalisasikan pabrik milik produsen Prancis Renault menjadi pabrik Avtovaz. Nasionalisasi pabrik ini membuka lapangan kerja sekaligus memproduksi mobil tanpa ketergantungan pemasok dari luar negeri.

Dengan begitu, pemerintah Rusia memegang kendali penuh atas produksi mobil dan bisa menentukan model apa yang bakal dilahirkan. Tapi langkah yang diambil pemerintah Rusia bisa dibilang di luar dugaan.

Kini mobil-mobil di Rusia memang dihalalkan untuk tidak memiliki standar keselamatan dasar sekelas Airbag hingga ABS. Dalam keputusan pemerintah Rusia no.855 disebutkan para produsen boleh melahirkan mobil tanpa ABS dan juga EPS. Persyaratan untuk sertifikasi mobil juga disederhanakan sehingga kebutuhan akan airbag dan pretensioner pada sabuk pengaman juga dihilangkan.

"Sudah legal di Rusia mobil tidak punya airbag dan ABS. Negara ini justru kembali mengusung spesifikasi yang telah kami tinggalkan," ungkap Head of Renault SA Lucca de Meo seperti dikutip Bloomberg.

Baru-baru ini mobil yang dilahirkan dengan fitur minim adalah Lada Granta Classic. Sekadar informasi, Lada Granta merupakan model mobil yang telah berusia 11 tahun. Granta Calssic merupakan salah satu mobil penumpang paling terjangkau di Rusia. Saat ini, mobil dibanderol 761.500 rubel atau kalau dirupiahkan setara Rp 198 jutaan.

Sesuai namanya, label 'Classic' pada Granta juga menunjukkan fitur yang diusung. Kalau boleh dibilang, standarnya biasa dan justru ditemukan pada mobil buatan tahun '90-an.

Sebagai gambaran, Lada Granta Classic dibekali mesin empat silinder berkapasitas 1.6 L yang sanggup menghasilkan tenaga 90 PS. Mesin itu dipasangkan dengan transmisi otomatis lima percepatan. Tapi perlu diketahui, mesinnya tidak lolos standar emisi yang ditetapkan Eropa saat ini. Adapun mesin itu hanya lolos regulasi emisi yang berlaku tahun 1996.

Mobil tidak memiliki fitur traction control dan hanya ada satu airbag di tempat sopir. Namun, pembeli mobil masih bisa mendapatkan seatbelt, power steering, power window di bagian depan, Isofix, dan anti-lock braking system sebagai standar.

Granta Classic mengusung ban berukuran 14 inchi dengan velg dekoratif. Remote Keyless Entry dan AC merupakan opsi ekstra. Granta ditawarkan dalam tiga jenis model berbeda yakni sedan, hatchback, dan liftback. Keseluruhan model dibangun di pabrik bekas Renault kawasan Togliatti, Rusia.

Untuk sekarang, Lada Granta Classic merupakan model pertama yang diproduksi setelah pabrik beroperasi kembali.



Simak Video "Mobil Rusia yang Mau 'Invasi' di Indonesia Jadi Nggak?"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT