Panoramic Roof HR-V Kok Buka-Tutup Manual? Ini Jawaban Honda

Tim Detikcom - detikOto
Senin, 23 Mei 2022 22:44 WIB
Jakarta -

Salah satu pertanyaan besar yang muncul tak lama setelah Honda merilis All New HR-V 2022 adalah perihal panoramic roof-nya. Penutup (sun shade) panoramic roof ini dibuka-tutup secara manual, mengalami 'kemunduran' jika dibanding versi sebelumnya.

All New Honda HR-V dirilis di Indonesia pada Maret 2022. Honda memberikan pembaruan besar pada SUV kompaknya itu, dengan banyak upgrade diberikan plus ubahan eksterior yang signifikan.

Namun muncul pertanyaan terkait panoramic glass roof yang terdapat pada tipe SE dan RS. Untuk diketahui, atap kaca panoramic sunroof tersebut tak bisa dibuka. Hanya bagian penutupnya saja (sun shade) di dalam kabin yang dapat dipasang-lepaskan. Masalahnya, sun-shade ini dibuat manual.

Penutup panoramic roof (sun shade) pada Honda HR-V dibuka dengan cara digeser pada bagian depan. Sementara di kursi penumpang, penutup harus dilepas menggunakan 4 titik penguncian. Untuk tutup panoramic roof belakang, setelah dilepas sebaiknya disimpan di bagasi karena ukurannya yang cukup besar.

Apa alasan Honda tidak memberikan penutup (sun shade) otomatis pada All New HR-V?

Panoramic Sunroof Honda HR-VPanoramic Sunroof Honda HR-V Foto: Doni Wahyudi/detikoto

Dijelaskan oleh Yoshitomo Ihashi, Large Project Leader All New Honda HR-V Honda Motor coLtd, penggunaan panoramic roof manual seperti yang terpasang di Honda HR-V ini adalah demi memaksimalkan luas pandangan penumpang. Soalnya penggunaan panoramic roof otomatis akan membuat ukurannya lebih kecil lantaran diperlukan tempat untuk mekanisme otomatis.

"Secara teknologi Sebenarnya tidak ada masalah kalau mau menjadikannya electric. Kita konsepnya (sunroof) lebih lebar supaya customer bisa lebih menikmati pemandangan di atas," terang Yoshitomo dalam event Test Drive Honda HR-V di Sirkuit Mandalika.

"Jika dibuat electric membutuhkan space untuk pemasangan Sunroof. Itu buat rail-nya saja membutuhkan tempat. Supaya bisa melihat pemandangan lebih luas, akhirnya dihilangkan, lanjut dia melalui sambungan video conference di Sirkuit Mandalika.

"Kenapa tetap ada sun shade? Secara survey pasar, ada situasi sun shade diperlukan agar tidak terlihat oleh orang lain, misalnya sopir truk di jalan tol yang titik pandangnya tinggi jadi bisa melihat ke dalam mobil. Jadi ini untuk privacy," tuntas dia.

(din/din)