Kenapa Pengendara SUV Bongsor Sekelas Fortuner-Pajero Sport Identik Arogan?

Tim detikcom - detikOto
Senin, 23 Mei 2022 09:44 WIB
Viral Pengendara Pajero Sport Arogan di Tol
Pengendara SUV sekelas Fortuner dan Pajero Sport kerap diidentikan dengan sikap argoan.Foto: Screenshot Instagram Ahmad Sahroni
Jakarta -

Pengendara SUV bongsor sekelas Toyota Fortuner dan Pajero Sport kerap diidentikkan dengan sikap arogan. Dalam beberapa kejadian, terlihat pengendara terkadang seolah mau menunjukkan kegagahannya di balik SUV dengan bodi bongsor itu.

Tidak semua memang yang berlaku demikian. Namun faktanya di lapangan, tindakan arogan di jalan biasa dilakukan para pengendara SUV itu. Terbaru ada seorang pengendara Pajero Sport mengintimidasi pengendara Yaris, bahkan sampai menampar.

Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menjelaskan, tindakan arogan yang dilakukan oleh oknum pengendara SUV sekelas Fortuner dan Pajero Sport itu dipicu oleh besarnya bodi mobil. Tanpa disadari, mengendarai mobil yang ukurannya lebih besar memberikan pengaruh psikis kepada pengendara itu sendiri.

"Berbentuk besar, pengemudi merasa lebih harus mendapat prioritas dari yang lainnya. Berbentuk kokoh membuat pengemudi lebih secure apabila harus kontak fisik," jelas Sony belum lama ini.

"Untuk menjadi arogan salah satunya memerlukan kendaraan yang tinggi, kuat dan besar. Bahkan warna dapat mempengaruhi juga. Sehingga pengemudi lain malas dekat-dekat mencari masalah, bukan ciut ya," tambah Sony.

Pengamat otomotif Yanees Martinus Pasaribu pun menyebut desain mobil turut berpengaruh terhadap sikap arogan pengemudi. Desain mobil kekar sekelas pada SUV kerap disalahgunakan oleh para pengendaranya.

"Jika pada awalnya desain yang ekspansif (dan eksklusif) dikonsumsi orang untuk memberikan penghargaan terhadap prestasinya, selanjutnya desain yang ekspansif tersebut cenderung akan mempengaruhi karakteristik psikologi pemakainya. Ia akan cenderung berperilaku seakan-akan semakin hebat, kuat, berdaya dan berkuasa atas yang lainnya," jelas Yannes di kesempatan terpisah.

Sejatinya semua pengendara di jalan punya hak yang sama. Kecuali kendaraan prioritas yang mendapatkan keistimewaan untuk didahulukan di jalan sesuai Undang-undang berlaku.



Simak Video "Cekcok Pengemudi Pajero-Yaris Berakhir Damai"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)