Top SIh, BMW Manfaatkan Limbah Buat Cat Mobil

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 14 Mei 2022 07:05 WIB
Limbah dijadikan cat bodi mobil
BMW manfaatkan limbah jadi cat mobil Foto: Pool (BMW/Carscoops)
Jakarta -

BMW mencoba untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dari penggunaan cat mobil. Kini, pabrikan asal Jerman, itu akan menggunakan cat yang terbuat dari bahan terbarukan.

Cat mobil BMW bakal menggunakan bahan limbah hayati atau limbah dari pabrik pengolahan. Hal ini diharapkan bisa menekan dampak negatif terhadap lingkungan.

Dikutip Carscoops, menurut BMW, cara ini membantu menyingkirkan penggunaan minyak mentah dari proses produksi cat. Melalui langkah ini, BMW berharap bisa menghemat lebih dari 15.000 ton emisi CO2 dari sekarang sampai 2030.

"Dengan mengurangi penggunaan bahan baku fosil, kami dapat melestarikan sumber daya alam dan menurunkan emisi CO2 pada saat yang sama. Cat inovatif berdasarkan bahan baku terbarukan adalah langkah penting ke arah ini," kata Joachim Post, kepala pembelian dan jaringan pemasok BMW.

Cat yang lebih ramah lingkungan ini dipasok oleh BASF. BMW disebut menjadi produsen mobil pertama yang menggunakan cat ramah lingkungan itu di Eropa.

Limbah dijadikan cat bodi mobilLimbah dijadikan cat bodi mobil Foto: Pool (BMW/Carscoops)

Tidak hanya penggunaan cat yang lebih bersih terhadap lingkungan, pabrikan asal negeri Bavarian itu juga mengurangi karbon yang digunakan dalam kaitannya dengan produksi, pengangkutan dan pemrosesan minyak mentah.

Selain cat baru ini, pabrik BMW di Leipzig dan Rosslyn menggunakan perlindungan korosi dan cat matte yang diproduksi secara ramah lingkungan. Secara kimiawi identik dengan yang digunakan sebelumnya, mereka memiliki semua sifat yang sama, tapi karbon yang terkait dengannya berkurang.

"Langkah-langkah ini membantu mengurangi emisi CO2 dari produksi cat BMW hingga lebih dari 40 persen," klaim BMW.

BMW juga memperkenalkan proses pengecatan baru yang disebut EcoPaintJet Pro. Proses ini memungkinkan pengecatan kendaraan lebih cepat. Ini juga akan membantu BMW menghemat daya 6.000 megawatt-hour dan mengurangi jejak karbonnya hingga 2.000 ton per tahun.



Simak Video "Krisis Chip Diprediksi Bikin Konsumen Bakal Sulit Punya Mobil Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)