Mobil Hybrid Pertama Toyota yang Dibuat di Indonesia adalah....

Tim Detikcom - detikOto
Rabu, 26 Jan 2022 17:37 WIB
Pabrik milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang resmi melahirkan mobil Sienta. Toyota menargetkan produksi 4.000 unit/bulan.
Ilustrasi produksi Toyota di TMMIN Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Sejak 2021 Toyota Indonesia sudah memastikan akan memproduksi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Pilihan hybrid sudah pasti bakal masuk list Toyota untuk bisa diproduksi di tanah air. Akan tetapi model pertama apa yang bakal dipasarkan pertama kali menjadi tanda tanya besar.

Saat kembali ditanya detikoto, Direktur Eksternal Affairs Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, kembali memilih untuk menutup mulut. Meski begitu, Bob memastikan persiapan pabrik kendaraan elektrifikasi masih sesuai jadwal.

"Berjalan terus (Persiapan pabrik elektrifikasi Toyota di Indonesia) dan kita akan produksi hybrid. Modelnya nanti akan di informasikan," jawab Bob kepada detikOto.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Bob Azam menyampaikan jika Toyota bakal memproduksi kendaraan elektrifikasi di Indonesia, tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, mobil hybrid Toyota juga akan diekspor tahun depan.

"Toyota Indonesia tetap dapat mempertahankan kepercayaan konsumen global terhadap produk Toyota dan menjaga performa sebagai basis ekspor di Indonesia. Kami juga sudah mulai persiapan untuk ekspor model HEV (Hybrid Electric Vehicle) produksi lokal, di tahun 2022," kata President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, dalam acara Toyota Media Gathering 2021 secara virtual (21/12/2021).

Lanjut Warih menjelaskan, penguatan pasar ekspor dengan menambah produk-produk elektrifikasi ini bisa menjadi jembatan rantai pasok ke pasar global, dengan demikian Toyota Indonesia terus berkomitmen untuk fokus mengembangkan daya saing IKM (Industri Kecil dan Menengah), sehingga dapat ambil peran dalam rantai pasok global.

Pabrik Toyota All New Sienta di Jepang dan Indonesia miliki kualitas yang sama.Pabrik Toyota All New Sienta di Jepang dan Indonesia miliki kualitas yang sama. Foto: M Luthfi Andika

"Toyota Indonesia sepenuhnya mendukung pemerintah untuk mengurangi emisi CO2, meningkatkan neraca perdagangan dan membangun ekosistem nilai industri yang bernilai tambah. Untuk itu kami percaya bahwa, kita harus memanfaatkan semua teknologi yang ada di kendaraan melalui strategi multipath way, dari BEV, PHEV, HEV, SEV, dan hidrogen. Sehingga pelanggan dapat memilih berdasarkan kebutuhan dan kemampuan mereka," sambung Warih.

"Di sisi lain Toyota Indonesia juga terus menaruh perhatian kepada pengembangan sumber daya manusia, agar dapat bertransformasi ke era elektrifikasi dengan lebih baik. Kini kami melakukan pendalaman transfer teknologi melalui pengembangan kurikulum, pemagangan, termasuk training bagi pengajar, terutama mengenai teknologi elektrifikasi. Ini untuk memastikan bahwa SDM Indonesia benar-benar bisa jadi tulang punggung di era baru otomotif dan menjadi bagian penting dari proses alih teknologi," jelasnya lagi.

TMMIN sebagai produsen mobil Toyota di Indonesia akan memproduksi kendaraan HEV (Hybrid Electric Vehicles) secara lokal mulai 2022 untuk pasar domestik dan ekspor. Produk mobil hybrid Toyota ini juga dipastikan bakal mengambil basis dari model yang sudah eksis sebelumnya.

"Kebijakan-kebijakan sudah mulai diluncurkan pemerintah. Dan tahun depan kita sudah mulai creating demand dan parallel kita juga siapkan SDM (Sumber Daya Manusia) kita. Jadi kita sudah menjalin kerja sama dengan 7 universitas untuk melakukan riset-riset, evaluasi terhadap teknologi kendaraan baterai, kemudian teknologi elektrifikasi yang lain. Jadi harapannya bisa siap," terang Director of Administration and External Affairs TMMIN, Bob Azam waktu itu.



Simak Video "Toyota Pede Bisa Ekspor 284.000 Unit Mobil Produksi Indonesia Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)