Jika PPnBM 0% Dipermanenkan, Indonesia Bisa Buat 2 Juta Mobil Setahun

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 23 Des 2021 13:12 WIB
Pabrik milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang resmi melahirkan mobil Sienta. Toyota menargetkan produksi 4.000 unit/bulan.
Andai diskon PPnBM 100% dipermanenkan, Indonesia diyakini bisa membua 2 juta unit mobil setahun.Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Program diskon PPnBM 100% terbukti memberi kontribusi positif terhadap industri otomotif Indonesia. Jika program tersebut dipermanenkan, diprediksi akan punya efek lebih dahsyat lagi. Salah satunya, bisa membuat Indonesia memproduksi mobil sebanyak dua juta unit setiap tahunnya.

Diberlakukan sejak Maret 2021, program PPnBM DTP(Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) alias diskon PPnBM 100% mobil baru akan berakhir bulan Desember 2021. Kebijakan ini merupakan salah satu upaya pemerintah membangkitkan industri otomotif di tengah pandemi COVID-19.

Menjelang berakhirnya program diskon PPnBM 100%, pemerintah melontarkan dua alternatif, sebelumnya Kementerian Perindustrian selaku regulator, memiliki wacana untuk memperpanjang program itu tahun 2022. Selain itu, ada pula wacana untuk membuat diskon PPnBM sebagai program permanen dengan syarat local purchase (kandungan lokal) 80%.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, menyambut positif wacana diskon PPnBM 100% permanen, karena hal itu akan membuat pabrikan mobil di Tanah Air meningkatkan kandungan lokal produk mobilnya, sehingga bisa memberi dampak ekonomi lebih luas.

"Dengan adanya dukungan terhadap industri otomotif nasional, saya rasa teman-teman produksi, di tempat Pak Bob (TMMIN) dan teman-teman di ADM (Astra Daihatsu Motor) juga selalu ingin meningkatkan local purchase atau local content. Jadi dari waktu ke waktu situasinya berkembang dan sangat positif," dalam acara Toyota Media Gathering 2021 secara virtual (21/12/2021).

"Saya berikan contoh Avanza. Mungkin beberapa bulan lalu didaftarkan local purchase kira-kira 78% sekian. Saya dengar terakhir dari teman-teman ADM, (local purchase Avanza) sudah meningkat di atas 80%. Jadi saya rasa situasi dan perkembangan ini selalu dinamis dan kami sendiri Toyota Indonesia, TAM dan TMMIN, selalu peal kepada prinsipal untuk selalu melakukan localized production dan juga localized part," sambung Anton.

[Halaman selanjutnya: Indonesia Bisa Produksi Mobil 2 Juta Unit Setahun Jika Diskon PPnBM 100% Dipermanenkan]