Non Muslim Ikut Kredit Mobil Syariah? Di Dealer Ini Bisa, Kok!

Tim detikcom - detikOto
Sabtu, 01 Jan 2022 17:11 WIB
Jakarta -

Pembiayaan syariah atau kredit mobil syariah menawarkan program cicilan tanpa denda dan juga tak pakai tarik paksa di saat pembeli dalam keadaan tak mampu lagi melunasi kredit. Ternyata di dealer mobil Syariah Mobilindo, program kredit syariah ini tak hanya dikhususkan untuk kaum muslim.

Bang Haji Martin Suharto, pemilik dari dealer Syariah Mobilindo memastikan bahwa siapapun dapat menggunakan sistem kredit syariah ini.

"Insya Allah bisa. Bisa, bisa, bisa. Selama masih buatan manusia. Insya Allah bisa. Poinnya itu, Kita di sini NKRI lah," papar Martin kepada detikOto.

"Pokoknya semua bisa. Karena sistemnya kebanyakan yang beli di sini kan bukan beli unit, beli sistem," lanjutnya.

Bang Haji Martin Suharto, pemilik dari Syariah Mobilindo mengatakan dealer mereka tak hanya fokus kepada penjualan mobil bekas, namun juga menawarkan sistem pembayaran yang lebih aman dibanding dealer konvensional.

"Bisa dibilang, saya mengklaim bahwa satu-satunya syariah itu di sini. Karena kita sudah lewatin masa penelitian lah. Di Indonesia ini masih jarang banget showroom yang bisa bikin kayak gini," buka Martin kepada detikOto.

"Kebetulan saya pribadi dulu pernah kerja di beberapa leasing. Nah dari situ kan ada minusnya dan ada plusnya. Gimana saat ini supaya saya posisinya ada di tengah. Debitur atau kustomer tidak kerugian, leasing pun insyaAllah tidak kerugian. Nah saya hadir disitu, supaya menjembatani tidak adanya mobil yang ditarik paksa," lanjutnya.

Salah satu keunggulan atau jaminan yang ditawarkan oleh Syariah Mobilindo adalah tak adanya denda keterlambatan pembayaran dan tidak ada cerita mobil ditarik paksa, jika kustomer bermasalah kreditnya.

"Yang penting akadnya ini, yang diliat itu akadnya. Kita tuh beli kendaraan cari yang aman dan nyaman, itu yang pertama dulu. kalau orang udah aman dan nyaman, tenang. Mau nyari duit juga nggak kasak-kusuk. Tapi kalau sebaliknya, hati pasti nggak bisa dibohongi," papar Martin.

"Apabila debiturnya itu sudah tidak mampu membayar atau batuk-batuk istilahnya, itu maksimal tiga bulan. Apabila di atas tiga bulan sudah tak mampu membayar, maka unit-nya itu akan dimusyawarahkan dahulu. Kalau memang masih bisa lanjut, ya lanjut. Tapi kalau memang tidak bisa lanjut, itu akan dijual bareng atau di-take over resmi," lanjutnya.

Program pembiayaan secara syariah yang diusung oleh Syariah Mobilindo, saat ini masih bekerjasama dengan beberapa leasing atau perusahaan pembiayaan yang syariah.

Martin berkata memang saat ini masih banyak leasing atau pembiayaan syariah yang menerapkan sistem denda dan tarik paksa kepada kustomer yang tak sanggup bayar. Namun dirinya memastikan proses tersebut tak akan terjadi jika membeli lewat dealer-nya.

Syariah Mobilindo saat ini menjual berbagai mobil bekas yang cukup populer di pasaran. Rata-rata harga mobil bekas yang mereka jual berkisar di Rp 100 hingga Rp 200 jutaan.

Untuk lokasinya, Syariah Mobilindo berdomisili di Jalan Pendidikan, Rawa Kalong, Kabupaten Bogor. Namun Syariah Mobilindo mengatakan bisa melayani pembeli dari luar daerah.

(mhg/din)