Bamsoet Pesan 2 Mobil Klasik 'Handmade' Karya Anak Bangsa

Angga Laraspati - detikOto
Rabu, 29 Des 2021 09:47 WIB
Bamsoet Pesan 2 Mobil Klasik Hasil Restorasi Anak Bangsa
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi mobil klasik karya Tuksedo Studio yang dibuat sepenuhnya menggunakan tangan (handmade) atau hasil restorasi. Ia pun memesan 2 mobil klasik yang diperkirakan akan selesai bulan April 2022.

Adapun 2 mobil klasik tersebut adalah Mercedes Benz 300 SL Gullwing (1954-1957) dan Porsche 550 Spyder (1953-1956). Bamsoet menuturkan Porsche 356 A Coupe (1955-1959) memiliki chassis yang persis dengan bentuk original Porsche 356 Coupe. Bodinya dibangun dengan automotive-grade aluminium untuk memaksimalkan performa dan sensasi berkendara.

"Porsche 356 Coupe memiliki warna original polyantha red dan interior yang terbuat sepenuhnya dari kulit dengan tema anyaman. Mesin yang dibenamkan memiliki kapasitas 2200 cc dan dilengkapi dengan power steering," kata Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (29/12/2021).

Usai launching mobil Porsche 356 A Coupe (1955-1959) Tuksedo Studio Gianyar Bali, kemarin, Ketua MPR RI ini menjelaskan, Tuksedo Studio sebagai handmade coachbuilder memiliki kekhususan pada pembuatan mobil sport klasik yang tidak lagi diproduksi pabrik asalnya.

Tuksedo Studio yang didirikan oleh Pudji Handoko dan Lilik Mardianto, memulai usahanya dengan pembuatan ulang/recreation dari Porsche 356 Speedster, Porsche 550 Spyder, Mercedes 300SL Gullwing, Toyota 2000GT, dan BMW 507.

"Tuksedo Studio sebagai salah satu pusat produksi berbagai kendaraan klasik di Indonesia, sepenuhnya menggunakan SDM lokal dan sebagian besar memiliki kualifikasi sarjana. Selain, bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Institut Seni Indonesia Denpasar dalam membuat mobil yang diproduksi," jelas Bamsoet.

Dia mengungkapkan Tuksedo Studio Bali mengusung 'Welcome to the place where science and art break even' dan bisa menjadi jawaban bagi para pecinta kendaraan klasik untuk memilikinya mobil klasik impiannya.

Tuksedo Studio Bali juga mampu memproduksi dari nol, mulai dari menyiapkan sasis hingga body. Hasil pengerjaannya pun tidak kalah dibandingkan produk aslinya, karena esan elegannya tetap terasa, seperti memiliki kendaraan aslinya.

"Produksi mobil pertama Tuksedo Studio ini yaitu Porsche 356 A Coupe (1955-1959) dibeli oleh Sekjen IMI Ahmad Sahroni. Mobil sport klasik itu dibangun dalam jangka waktu kurang lebih satu tahun. Semuanya dikerjakan secara handmade oleh anak bangsa," ujar Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Morgan Sports Car, Penasehat Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) serta Lamborghini Club Indonesia (LCI) ini menambahkan, Tuksedo Studio juga menjadi tempat bagi para anak-anak muda untuk belajar membuat kendaraan dari nol.

Dimulai dari tahap 3D design, rekonstruksi rangka, dan memasang plat alumunium berbobot ringan, hingga tidak melupakan pembangunan aspek estetika dan ergonomi mobil.

Bamsoet pun berharap dengan kapasitas produksi yang dimiliki sekarang, prosesi launching mobil pertama, serta kepercayaan yang diberikan oleh publik dan pemerintah, Tuksedo Studio bisa terus meningkatkan kualitas produksi.

"Sehingga mampu berpartisipasi dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif Bali, serta menjadi bagian dari industri kreatif otomotif Indonesia yang sedang mengalami perkembangan pesat dewasa ini," pungkas Bamsoet

(akd/ega)