Bamsoet: Selamat Bertugas Menjadi Ketua IMI Bali Ajik Krisna

Dea Duta Aulia - detikOto
Selasa, 28 Des 2021 20:56 WIB
IMI
Foto: Dok. IMI
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi terpilihnya Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna) sebagai ketua IMI Bali periode 2021 - 2025. Bamsoet menilai dengan terpilihnya Ajik Krisna maka dapat membuat IMI Bali menjadi tumbuh dan berkembang.

"Selamat bertugas untuk Ajik Krisna yang akan memimpin IMI Bali periode 2021-2025. Sekaligus terima kasih untuk I Nyoman Seniweca yang telah memimpin IMI Bali selama lebih kurang 10 tahun,"kata Bamsoet dalam keterangan, Selasa (28/12/2021).

"Berbagai kinerja yang telah dilakukan pengurus IMI Bali periode sebelumnya harus bisa ditingkatkan oleh IMI Bali di bawah kepemimpinan Ajik Krisna. Antara lain, memperkuat pariwisata Bali dengan menghadirkan Sirkuit Internasional yang bisa dipakai untuk menyelenggarakan MotoGP hingga Formula 1," imbuhnya.

Untuk lebih mengembangkan kemajuan olahraga dan mobilitas otomotif Bali, menurut Bamsoet ada dua lokasi strategi yang bisa dikembangkan di Pulau Dewata. Adapun dua lokasi tersebut mencakup lahan seluas delapan hektare di kawasan Pecatu dan lahan seluas 150-200 hektare milik pemerintah provinsi Bali yang dikelola Perusahaan Daerah Perkebunan Sangiang.

Menurut Bamsoet, khusus untuk di daerah Pecatu, lahan tersebut bisa manfaatkan untuk membangun sirkuit gokart bertaraf internasional, Bali Pecatu International Carting Circuit. Sementara itu, satu lagi bisa dikembangkan menjadi Sirkuit Multi Otomotive Sports Internasional.

"Semangat kerja keras dan manajemen usaha yang dimiliki Ajik Krisna dalam menapaki karirnya, dari mulai menjadi tukang cuci mobil, karyawan konveksi UD Sidharta, mendirikan usaha Cok Konfeksi, hingga akhirnya sukses mendirikan Krisna Holding Company sejak tahun 2007, menjadi modal besar bagi IMI Bali agar bisa mewujudkan harapan masyarakat Bal, sekaligus juga harapan mendiang Ketua MPR RI 2009-2013 Taufik Kiemas agar Bali bisa memiliki sirkuit balap bertaraf internasional," tambah Bamsoet.

Ia juga menerangkan, pada tahun 2022 nanti Indonesia mendapatkan kesempatan dua kali menjadi tuan rumah MXGP. Penyelenggaraannya akan dilakukan di Yogyakarta, Bali, atau NTB.

"Jika Bali siap menjadi tuan rumah MXGP, persiapan harus dimulai dari sekarang. Menjadi tuan rumah kejuaraan balap bergengsi dunia seperti MXGP, selain memperkuat branding Bali sebagai icon sport automotive tourism di Indonesia, juga bisa mendatangkan multiplier effect economy yang besar bagi masyarakat Bali. Perputaran uang yang dihasilkan bisa ratusan miliar. Menjadi kesempatan bagi Bali untuk semakin bangkit dari pandemi," pungkasnya.



Simak Video "5 Calon Lokasi Balap Formula E di Jakarta, di Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/din)