Nah Lho, Data R&D Volvo Dicuri!

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 11 Des 2021 09:46 WIB
Logo Volvo
ilustrasi logo Volvo Foto: Volvocars.com
Jakarta -

Volvo Cars tengah menyelidiki pelanggaran keamanan siber dan pencurian data research and development (R&D). Volvo mengatakan, salah satu dokumen rahasianya telah diakses secara ilegal.

"Investigasi mengungkapkan bahwa sejumlah properti R&D perusahaan telah dicuri selama intrusi," sebut Volvo dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip Techcrunch, Sabtu (11/12/2021).

Meskipun jumlahnya terbatas, kemungkinan akan ada dampak pada operasional perusahaan. Seorang juru bicara Volvo juga menolak memberikan informasi lebih lanjut.

Kini, Volvo bekerja sama dengan peneliti independen pihak ketiga untuk menyelidiki pencurian properti perusahaan. Volvo mengatakan telah menerapkan tindakan pengamanan, termasuk langkah-langkah untuk mencegah akses lebih lanjut ke propertinya dan memberi tahu otoritas terkait setelah mendeteksi akses yang ilegal.

Tampaknya pencurian itu menargetkan data R&D perusahaan, bukan informasi pelanggan.

Volvo XC40Ilustrasi Volvo XC40 Foto: Volvo

"Dengan informasi yang tersedia saat ini, tidak tampak apakah ini berdampak pada keselamatan atau keamanan mobil pelanggan atau data pribadi mereka," kata Volvo.

Outlet media Inside-it, yang pertama melaporkan pencurian data Volvo, menemukan tangkapan layar di dark web yang menunjukkan data Volvo dirilis di situs web geng ransomware bernama Snatch.

Sementara itu, berdasarkan laporan yang dirilis oleh perusahaan perlindungan risiko digital CybelAngel, industri otomotif berada pada risiko parah serangan ransomware. Sebab, ada ratusan ribu data kredensial yang terbuka secara online.

Investigasi CybelAngel terhadap perusahaan otomotif menemukan bahwa informasi yang sangat sensitif bocor. Itu termasuk data rahasia dagang, informasi pengenal pribadi, blue print mesin dan fasilitas produksi, perjanjian rahasia, dokumen sumber daya manusia, dan banyak lagi. Perusahaan menyimpulkan bahwa kebocoran ini terjadi karena ancaman internal karyawan dan kelemahan keamanan eksternal di seluruh rantai pasokan otomotif.



Simak Video "Asyik! Volvo Akan Comeback ke Indonesia dan Siap Jual Mobil Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)