Toyota Siapkan Mobil Listrik Rp 300 Juta? Tunggu 2022

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 30 Okt 2021 09:21 WIB
Pabrik Toyota All New Sienta di Jepang dan Indonesia miliki kualitas yang sama.
Ilustrasi pabrik Toyota Foto: M Luthfi Andika
Jakarta -

Terkesan Toyota lebih santai dalam menyikapi kendaraan listrik di Indonesia, jika dibandingkan pabrikan otomotif lainnya terutama pabrikan mobil Korea Selatan dan China. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar, pabrikan otomotif lainnya wajib khawatir karena bisa dipastikan Toyota akan mulai gas pol kendaraan elektrifikasi pada 2022.

"Mobil listrik Rp 300 jutaan? Saat ini kami memang masih CBU (didatangkan dari luar negeri), 2022 kami akan lokalisasi-kan, mudah-mudahan lebih sesuai (harga mobil elektrifikasi Toyota), sehingga bisa disesuai dengan konsumen, nanti saja ya," ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, pada ajang Toyota Electrification Day.

Tak berhenti sampai di situ, Anton juga mengatakan tidak hanya mobil listrik, Toyota juga akan terus melahirkan teknologi yang ramah lingkungan.

"Dari masa ke masa Toyota terus mengembangkan tidak hanya pada satu teknologi, tetapi juga pada beberapa teknologi, kenapa demikian? Karena kita melihat dari kondisi masyarakat, infrastruktur dan lain-lainnya, serta kita juga perlu sesuaikan dengan yang ada di Indonesia. Jadi mulai teknologi bahan bakar biasa menambahkan dengan turbo engine dan lcgc, kita punya hybrid yang terus kita tambahkan terus seperti Camry hybrid yang kami perkenalkan, kita juga punya plug-in hybrid seperti Prius dan kita juga punya beberapa rencana lain," ujar Anton.

Toyota selama ini memang sudah mengekspor beberapa unit andalan seperti Innova dan Fortuner ke berbagai negara. Negara tujuan ekspor kian bertambah.Ilustrasi pabrik toyota (TMMIN) di Indonesia. Foto: TMMIN

"Harapan kami semua line up kami tumbuh bersama masyarakat, kita (Toyota) juga komitmen dengan pemerintah untuk melakukan investasi kepada industri otomotif elektrifikasi, oleh karena itu saya sampaikan kami sudah ada komitmen untuk memproduksi lokal elektrifikasi pada 2022," Anton menambahkan.

Anton juga mengatakan Toyota akan terus melahirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, serta terus meningkatkan investasi di Indonesia.

"Mudah-mudahan ke depannya komitmen dari Toyota bisa bersama masyarakat konsumen dan pemerintah mengembangkan produk yang ramah lingkungan. Dan tentu saja, pajak karbon ini merupakan momentum yang tepat untuk kembali mempromosikan dan meningkatkan minat masyarakat dan untuk pengembangan teknologi," tutup Anton.



Simak Video "Mobil Listrik Mungil Toyota Ini Dijual Mulai Rp 200 Jutaan"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)