Diduga Langgar Paten, Toyota Digugat Nippon Steel

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 15 Okt 2021 12:43 WIB
Logo Toyota
Toyota Digugat karena diduga langgar paten. Foto: Ari Saputra
Tokyo -

Produsen baja Nippon Steel mengajukan gugatan pelanggaran paten terhadap Toyota Motor Corp (TMC) dan Baoshan Iron & Steel asal China. Gugatan yang dilayangkan ke pengadilan distrik Tokyo ini menyangkut hak paten.

Dikutip Reuters, Nippon Steel menuntut ganti rugi 20 miliar yen (Rp 2,4 triliun) dari masing-masing perusahaan. Nippon Steel menuduh Toyota dan Baoshan telah melanggar patennya pada lembaran baja magnetik non-berorientasi yang digunakan dalam kendaraan listrik.

Nippon Steel juga telah mengajukan petisi untuk perintah awal yang melarang Toyota memproduksi dan menjual kendaraan bermotor yang menggunakan lembaran baja listrik yang diduga melanggar patennya.

"Lembaran baja listrik adalah bahan yang sangat diperlukan untuk elektrifikasi mobil dan merupakan salah satu produk utama kami yang bertujuan membantu dekarbonisasi untuk mobil, produk listrik dan pembangkit listrik," kata juru bicara Nippon Steel.

Produsen baja terbesar kelima di dunia berdasarkan produksi itu telah memutuskan untuk mengambil tindakan hukum karena tidak dapat mencapai resolusi melalui diskusi dengan kedua perusahaan. Ini adalah pertama kalinya Nippon Steel mengajukan gugatan pelanggaran paten terhadap Toyota.

Sementara itu, TMC melalui keterangan tertulisnya menyebut pihaknya telah mempelajari gugatan yang diajukan Nippon Steel. Menurutnya, kasus ini perlu didiskusikan antara produsen material.

"Dalam hubungan kami dengan berbagai produsen material, perusahaan kami menerapkan pada setiap kesempatan proses yang hati-hati untuk mengonfirmasi dengan mereka bahwa tidak ada konflik paten. Mengenai lembaran baja elektromagnetik yang diproduksi oleh Baoshan Iron & Steel Co., Ltd. (Baosteel), kami juga mengkonfirmasi bahwa tidak ada pelanggaran paten perusahaan lain sebelum membuat kontrak. Kami juga menerima pernyataan tertulis dari Baosteel mengenai hal itu," kata Toyota.

"Karena Nippon Steel mengatakan kepada kami kekhawatirannya, kami mengkonfirmasi lagi dengan Baosteel, yang, pada gilirannya, menyatakan pandangannya kepada kami bahwa tidak ada pelanggaran paten. Sekali lagi dengan sangat menyesal kami mengetahui bahwa Nippon Steel, yang telah mendukung industri mobil Jepang dan manufaktur mobil perusahaan kami selama bertahun-tahun dan merupakan mitra bisnis penting kami, memutuskan untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap kami," ucap Toyota.



Simak Video "Sekelas Agya, Toyota Luncurkan Aygo X di Pasar Eropa"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)