Begini Sejarah Terciptanya Mesin Diesel Pertama di Dunia

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Senin, 11 Okt 2021 06:04 WIB
Mesin diesel Toyota
Ilustrasi mesin diesel. Foto: Toyota
Jakarta -

Saat ini kendaraan roda empat atau lebih yang dijual, hadir dalam dua pilihan mesin, yakni mesin bensin dan diesel. Namun, tahukah kamu sejarah mesin diesel dan siapa orang yang pertama kali menciptakannya?

Ternyata, mesin diesel pertama kali ditemukan pada abad ke-19. Pencipta mesin tersebut adalah seorang pria bernama Rudolf Christian Karl Diesel atau sering dikenal sebagai Rudolf Diesel.

Dikutip dari berbagai sumber, Rudolf Diesel merupakan insinyur asal Jerman yang lahir pada tahun 1858 di Paris, Prancis. Dirinya kemudian diangkat sebagai pencetus lahirnya mesin diesel yang punya tenaga lebih besar dari mesin uap.

Saat itu pada tahun 1870-an, mesin uap merupakan pemasok utama tenaga untuk industri dan kereta api. Rudolf yang saat itu masih seorang siswa tengah mempelajari termodinamika, lalu dia mendapat ide untuk membuat sebuah mesin yang sangat efisien dan dapat mengubah panas menjadi tenaga.

Setelah itu, Rudolf kemudian membuka sebuah toko pertamanya di tahun 1885 untuk memulai pengembangan mesin dan menjalankan teorinya. Salah satu hipotesisnya adalah jika jumlah kompresinya tinggi maka akan menghasilkan efisiensi dan daya yang lebih tinggi juga.

Rudolf kemudian memiliki hak paten pertamanya yakni 'proses dan aplikasi penggerak pembakaran internal' di tahun 1892. Prinsip dasarnya, saat diperoleh tekanan ekstrem maka suhu dalam ruang pembakaran internal akan meningkat, dan hal ini dapat digunakan untuk menyulut bahan bakar.

Dirinya yakin dapat membuat mesin yang jauh lebih efisien dalam hal panas dibandingkan mesin penggerak berbasis pembakaran internal lainnya. Kemudian pada tahun 1897, ia berhasil membuat sebuah mesin diesel pertamanya yang bekerja dengan baik dan lolos tahap pengujian.

Hasilnya, mesin diesel buatan Rudolf mampu menunjukkan efisiensi di angka 26,2 persen. Dibandingkan dengan mesin uap yang populer pada abad tersebut, mesin diesel yang dikembangkan Rudolf lebih efisien mencapai 16,2 persen.

Inovasi yang diciptakan oleh Rudolf Diesel ini membuatnya jadi kaya raya. Hingga masuk abad ke-20, Rudolf masih menjalankan kuliah sambil mengembangkan mesin diesel buatannya.

Namun sayang, Rudolf sempat beberapa kali mengalami masalah pribadi, salah satunya pada sektor finansial. Hingga akhirnya, pada tahun 1913 Rudolf Diesel ditemukan meninggal dunia di tengah laut.

Saat itu Rudolf akan pergi ke London menggunakan kapal Antwerpen Harwich Steamship dari Dresden pada bulan September 1913. Sehari setelah berlayar, keesokan paginya Rudolf menghilang dari dalam kamarnya.

Diprediksi jika Rudolf meninggal dengan cara bunuh diri saat malam hari. Faktor yang membuat Rudolf mengakhiri hidupnya karena tertimpa masalah keuangan.

Hal itu terlihat dari sebuah tas yang diberikan Rudolf kepada sang istri dan bertuliskan jangan dibuka sampai minggu depan. Ketika dibuka, tas tersebut berisi uang tunai dan laporan keuangan yang menampilkan utang besar dari keluarga Rudolf.

Kematian Rudolf Diesel sampai saat ini masih misterius, sebagian orang mengatakan dirinya nekat bunuh diri namun beberapa orang mencurigai dirinya dibunuh.

Meski begitu, hasil ciptaannya sangat berarti bagi perkembangan mesin di industri otomotif. Dengan sejumlah pengembangan melalui teknologi modern, saat ini mesin diesel hadir lebih bertenaga dan banyak dipakai pada kendaraan besar serta mobil penumpang.

(lua/riar)