Paten Yaris Cross Terdaftar di Indonesia, Mau Dijual?

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 06 Sep 2021 10:45 WIB
Yaris Cross
Paten Toyota Yaris Cross terdaftar di Indonesia. Hal ini menjadi pertanda Yaris Cross kemungkinan bakal dijual juga di Indonesia. Foto: Yaris Cross
Jakarta -

Toyota mendaftarkan paten desain mobil baru ke pangkalan data kekayaan intelektual Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Mobil tersebut disinyalir ialah Yaris Cross.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Senin (6/9/2021) nampak sebuah paten SUV yang buritannya mirip dengan Yaris Cross. Dokumen itu memiliki nomor permohonan A00202000566 dengan tanggal mulai perlindungan 18 Februari 2020.

Pemegang paten tersebut langsung dari Toyota Jepang. Selain itu disebutkan lima nama perancang desain, yakni Hideaki Iida, Jun Takahashi, Maki Kobayashi, dan Yoshikazu Shoji. Semuanya berkebangsaan Jepang.

Paten Yaris CrossPaten Yaris Cross Foto: DJKI Kemenkumham RI

Toyota Yaris Cross sudah melantai ke pasar pada tahun 2020. Mobil ini menggunakan platform TNGA (GA-B) yang berada di bawah C-HR. Penggunaan platform ini jelas membuat mobil ini berbeda dari Yaris biasa.

Yaris CrossYaris Cross Foto: Yaris Cross

Mobil ini memiliki desain yang compact namun tetap mewakili kesan Sport Utility Vehicles (SUV). Ya, untuk mempertegas tampilan crossover, Toyota sudah menggunakan bohlam dan DRL LED, serta disematkan lampu kabut kecil di bagian bawah. Tak ketinggalan pada bagian fender dan side moulding, mobil dibekali dengan warna hitam.

Yaris Cross ditawarkan dengan beberapa pilihan. Ada yang menggunakan mesin bensin 1.5 liter Dynamic Force Engine berkode M15A-FKS dengan transmisi direct shift CVT, ada pula yang versi hybrid dengan sistem Toyota Hybrid System II. Versi mesin bensin ditawarkan opsi penggerak roda depan (FWD) dan 4WD. Sementara versi hybrid juga hadir dengan opsi FWD dan E-Four atau electric four wheel drive.

Mobil itu dijual di Jepang dari 1.798.000 yen hingga 2.815.000 yen (Rp 250 juta-Rp 390 juta.

Sementara pilihan hybrid, Yaris Cross mengusung mesin yang sama dengan Toyota Hybrid System II. Namun tersedia dua pilihan yakni penggerak roda depan, atau four wheel drive system.

Mobil ini diproduksi di dua pabrik, yakni Toyota Motor East Japan Co.,Ltd. untuk pasar Jepang, dan Toyota Manufacturing France untuk pasar Eropa.

Hadirnya paten di DJKI memang belum menjadi alasan kuat mobil tersebut untuk dilepas ke masyarakat.

Beberapa waktu yang lalu, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan kebutuhan pasar di tiap negara berbeda. Namun ia mengatakan tren SUV 5-seater saat ini memang tengah berkembang secara global.

"Trennya sekarang memang mengarah ke SUV 5-seater, cuma kita memang selalu pelajari market ini berkembang dan Toyota selalu pelajari," kata Anton beberapa waktu yang lalu.

"Trennya 1-2 tahun belakangan ini SUV atau model styling makin meningkat, nggak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia, demand-nya banyak sekali," sebutnya.



Simak Video "Review Yaris 2020, Senjata Toyota Lawan Honda Jazz"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)