Ini Ban Bridgestone yang Ada di Mobil Listrik Tenaga Surya Pertama

Nurcholis Maarif - detikOto
Sabtu, 14 Agu 2021 09:05 WIB
Bridgestone
Foto: Dok. Bridgestone
Jakarta -

Bridgestone mengumumkan kerja sama eksklusif dengan pabrikan mobil asal Belanda, Lightyear. Dalam kerja sama ini, Bridgestone menciptakan ban Turanza-Eco khusus untuk Lightyear One, mobil listrik bertenaga surya jarak jauh pertama di dunia yang akan tersedia secara komersial pada akhir tahun ini.

"Lightyear terkesan dengan pendekatan Bridgestone terhadap mobilitas berkelanjutan sejak kami terlibat dalam proyek Bridgestone World Solar Challenge, membuat kami bersemangat untuk berperan dalam proyek Lightyear One," ungkap COO & CTO Bridgestone EMIA (Europe, Russia, Middle East, India and Africa), Emilio Tiberio dalam keterangan tertulis, Kamis (12/8/2021).

"Bridgestone berkomitmen untuk mengurangi 50% emisi CO2 pada tahun 2030 dan menggunakan 100% bahan yang berkelanjutan pada tahun 2050 dan kemitraan strategis yang sangat penting untuk mencapai tujuan ini," imbuhnya.

Sementara itu, CEO Lightyear, Lex Hoefsloot menambahkan pihaknya sangat senang melihat kolaborasi antara Bridgestone dan Lightyear ini, dengan dua perusahaan yang berbagi visi yang sama untuk mobilitas berkelanjutan di masa depan dapat bersatu.

"Dunia sudah mengalami perubahan dan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan melalui inovasi serta teknologi mutakhir, kita dapat bekerja sama untuk menangkap peluang langsung dan menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan," ujarnya.

Sebagai informasi, berbeda dari mobil listrik pada umumnya, Lightyear One diklaim menawarkan jarak tempuh sebesar 725 km yang belum pernah ada sebelumnya. Lightyear One juga merupakan mobil listrik pertama yang memiliki energi yang lebih hemat sebesar 3x lipat dibandingkan mobil listrik yang sudah beredar di pasaran. Energi mobil ini akan diisi langsung oleh sinar matahari melalui atap surya yang besar, dan meminimalisir emisi karbondioksida serta mampu memaksimalkan efisiensi saat pengisian baterai.

Bridgestone Foto: Dok. Bridgestone

Untuk dapat mencapai performa yang luar biasa tersebut, Lightyear telah melewati batasan-batasan teknologi saat ini. Kendaraan ini disebut telah dirancang dengan mengambil koefisien aerodinamis terbaik dari setiap mobil yang sudah diproduksi sebelumnya hingga saat ini, dengan peningkatan substansial di berbagai desain kendaraan.

Untuk mendukung kinerja unik dan lebih meningkatkan efisiensi, Lightyear membutuhkan ban yang menawarkan hambatan gulir yang sangat rendah dan berat ban yang ringan guna menghemat masa pakai baterai, memaksimalkan jarak tempuh kendaraan, dan mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Bridgestone menjawab tantangan tersebut dengan menciptakan ban Turanza-Eco khusus untuk Lightyear One, dengan menggabungkan teknologi evolusioner ban ringan ENLITEN dan teknologi ologic untuk pertama kalinya. Teknologi ini disebut dapat mengurangi bobot melalui penggunaan bahan mentah selama proses produksi, sekaligus mengurangi hambatan gelinding melalui desain telapak inovatif, diameter yang lebih besar, tekanan inflasi tinggi, dan desain ramping.

Hambatan gulir yang sangat rendah juga mempengaruhi berat baterai yang lebih ringan bagi Lightyear One. Hasilnya, ban Turanza Eco diklaim mampu meningkatkan jarak tempuh jika dibandingkan dengan ban alternatif khusus Bridgestone Electric Vehicle lainnya, serta mampu mengurangi bobot baterai sebesar lebih dari 90 kg.

Selain mengoptimalkan jarak tempuh Lightyear One, dispersi silika di dalam ban juga telah ditingkatkan dengan menerapkan teknologi baru dalam pencampuran bahan baku, sehingga terjadi pengurangan keseluruhan berat ban per kendaraan sebesar 3,6 kg atau sekitar 10%, tanpa mengorbankan jarak tempuh dan cengkraman ban.

Bridgestone Foto: Dok. Bridgestone

Untuk pertama kalinya, simbol ban EV Bridgestone juga akan terpasang pada dinding samping ban Turanza Eco. Simbol Bridgestone EV diterapkan pada ban yang dibuat khusus untuk kendaraan listrik dan simbol ini menunjukkan bahwa ban tersebut menjalani proses pengujian yang ketat untuk mendapatkan persetujuan dari produsen mobil.

Hasilnya, ban ini mendukung fitur unik kendaraan listrik dan memenuhi persyaratan pabrikan mobil untuk daya baterai, kontrol kendaraan, dan masa pakai ban.

Bridgestone juga menyebut telah memanfaatkan teknologi pengembangan ban secara virtualnya yang memungkinkan simulasi kinerja ban yang akurat tanpa harus memproduksi dan mengujinya secara fisik terlebih dahulu, hal ini dapat menghemat hingga 40.000 kilometer saat pengujian pada mobil di luar ruangan di kehidupan nyata. Hal ini juga dapat memangkas waktu pengembangan produk dan pengujian ban di luar ruangan hingga 50%.

(akn/ega)