Pajero-Fortuner Jadi Starter Pack Bapak-Bapak Seram di Jalan?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 30 Jun 2021 11:53 WIB
Pengemudi Pajero pelaku penganiayaan dan perusakan sopir truk di Jakarta Utara ditangkap polisi. Ia mengaku tersulut emosi saat melakukan aksinya tersebut.
Penampakan Mobil Pajero milik Pengemudi yang Aniaya Sopir Truk di Jakut. Foto: Pradita Utama.
Jakarta -

Akhir-akhir ini pengendara SUV ladder frame semacam Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport bikin geger jagat maya. Yang terbaru, pengemudi Mitsubishi Pajero Sport bersikap arogan hingga memecahkan kaca truk kontainer.

Karena ulah oknum pengendara Fortuner dan Pajero Sport itu, warganet di media sosial memandang sinis pengguna kedua SUV tersebut. Bahkan, baru-baru ini ramai meme yang menggambarkan pengendara Fortuner dan Pajero Sport dengan atribut-atribut tertentu sebagai bapak-bapak seram di jalan.

[Gambas:Instagram]



Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, yang digunakan oleh oknum pengendara Fortuner dan Pajero Sport itu adalah paket untuk gagah-gagahan atau menakuti pengguna jalan lain. Padahal, pengendara kedua SUV itu belum tentu aparat.

"Fenomena terkini yang dilakukan pengemudi-pengemudi yang sebenarnya penakut. Hal itu untuk menutupi kelemahannya aja supaya jauh dari gangguan atau bahkan ingin dapat prioritas," kata Sony kepada detikcom, Rabu (30/6/2021).

Sony menyebut, ketika berkendara dengan etika dan mematuhi aturan lalu lintas, pengendara tidak perlu atribut-atribut tersebut, termasuk penggunaan sirine dan strobo secara ilegal. Karena, atribut itu khusus untuk alat negara, bukan untuk main-main.

"Salah dalam bertindak justru akan berurusan dengan hukum," ujar Sony.

"Jadi sudah ada aturannya, lebih baik pasang kamera untuk alat bukti apabila ada yang harus direkam daripada membeli barang (strobo-sirine) tersebut," sambungnya.

Sudah banyak kasus oknum pengendara Pajero Sport dan Fortuner yang arogan di jalan raya. Selain pengendara Pajero Sport yang viral memecahkan kaca truk kontainer baru-baru ini, banyak kasus lain oknum pengendara SUV yang arogan di jalan raya. Sebelumnya ada pengguna Toyota Fortuner yang sampai menodongkan senjata api. Ada pula pengendara Fortuner dan Pajero Sport yang menggunakan pelat nomor kedinasan palsu.

"Ada beberapa jenis kendaraan yang digunakan oleh pihak TNI/Polri sebagai alat transportasi kedinasan dan beberapa dilengkapi alat bantu seperti strobo, pelat nomor, dan warna khusus. Masyarakat atau oknum yang tidak bertanggung jawab dalam hal ini banyak memanfaatkan kondisi ini untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas kelancaran di jalan umum, sehingga segala cara dilakukan supaya tidak kena macet, menerobos barikade dan lain-lain," kata Sony kepada detikOto beberapa waktu lalu.



Simak Video "Bocor, Toyota Bakal Bawa Fortuner 2.8 ke Indonesia?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)