Perhatian! 381 Titik Penyekatan Pemudik Mulai Aktif Malam Nanti, Ini Daftarnya

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 05 Mei 2021 12:04 WIB
Polres bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali melakukan penyekatan terhadap pemudik yang pulang lebih awal di exit tol Mojosongo, Boyolali.
Penyekatan pemudik akan mulai berlaku malam ini (Ragil Ajiyanto)
Jakarta -

Mulai besok, Kamis (6/5/2021), larangan mudik mulai diberlakukan. Polri pun telah menyebar lebih dari 300 titik penyekatan demi menghalau pengendara yang berniat mudik saat periode larangan 6-17 Mei 2021.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (Kabarhakam) Komjen Pol. Arief Sulistyanto mengatakan, pihaknya menambah titik penyekatan dari sebelumnya 333 titik menjadi 381 titik. Titik penyekatan itu tersebar dari Sumatera Selatan sampai Bali.

"Ada 381 titik penyekatan dan itu sudah mulai aktif mulai 24.00 nanti malam," kata Arief dalam diskusi bertajuk 'Jaga Keluarga, Tidak Mudik' yang ditayangkan channel YouTube FMB9ID_ IKP, Rabu (5/5/2021).

Menurut Arief, titik penyekatan paling banyak berada di wilayah Jawa Barat yang diikuti Jawa Tengah. Selain itu, titik penyekatan pemudik akan tersebar dari Palembang, Lampung, Banten, sampai ke Jawa Timur.

Berikut daftar titik penyekatan di sembilan provinsi:

1. Polda Jabar: 158 titik
2. Polda Jateng: 85 titik
3. Polda Jatim: 74 titik
4. Polda Banten: 16 titik
5. Polda Metro Jaya: 14 titik
6. Polda DIY: 10 titik
7. Polda Sumsel: 10 titik
8. Polda Lampung: 9 titik
9. Polda Bali: 5 titik.

"Harapan kami masyarakat tidak sampai melakukan kegiatan mudik. Jangan sampai kucing-kucingan, karena pasti akan ketemu. Jangan mencari jalan tikus. Carilah jalan yang benar. Jalan yang benar itu tetap berada di rumah sehingga tetap bisa menjaga kesehatan keselamatan keluarga," ucap Arief.

Menurut Arief, jika ditemukan masyarakat yang tetap mudik lewat jalur tikus, pasti akan terjaring di titik penyekatan pemudik. Mereka akan diminta putar balik ke kota asal.

"Apabila ditemukan masyarakat yang tetap nekat mudik, pertama yang akan dilakukan adalah melakukan swab antigen atau GeNose. Kalau memang positif (COVID-19) dia akan diisolasi. Kalau negatif dia akan dikembalikan (ke kota asal)," sebutnya.



Simak Video "Menhub Setop Penerbangan Charter Selama Pelarangan Mudik"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)