Fakta Tentang Black Box yang Juga Ada di Mobil

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 11 Jan 2021 09:39 WIB
EDR, semacam black box yang ada di mobil.
EDR, semacam black box yang ada di mobil. Foto: Istimewa
Jakarta -

Black box atau kotak hitam menjadi kunci penyelidikan kecelakaan pesawat. Bahkan, dalam kasus jatuhnya pesawat Boeing 737-500 dari maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan Seribu, black box menjadi salah satu fokus pencarian selain pencarian korban.

Black box di pesawat itu menyimpan banyak data. Ada flight data recorder (FDR) yang menyimpan data penerbangan, dan Cockpit Voice Recorder yang menyimpan percakapan antara pilot kepada krunya atau menara pengawas.

6 Fakta Penting Tentang Black Box Pesawat Terbang Yang Perlu Anda KetahuiBlack Box pada pesawat terbang. Foto: DW (SoftNews)

Di mobil pun ada semacam black box. Bukan barang baru, kotak hitam pada mobil yang menjadi kunci investigasi kecelakaan sudah ada sejak era 1990-an.

Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, black box menjadi komponen yang umum digunakan pada mobil. Di sana, black box untuk mobil disebut event data recorders (EDR). EDR ini melacak segala sesuatu ketika mobil terlibat kecelakaan.

Penggunaan kotak black box di mobil dimulai pada 1994. Kala itu, kotak hitam dipakai di mobil-mobil Cadillac, Buick, Chevrolet dan Pontiac untuk membantu pabrikan untuk mempelajari bagaimana mobil mereka terlibat kecelakaan.

EDR generasi pertama hanya merekam beberapa data seperti apakah airbag mengembang ketika kecelakaan. Kini, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) mewajibkan mobil harus bisa merekam 15 variabel.

Informasi termasuk kecepatan kendaraan, posisi gas, waktu airbag mengembang, apakah rem ditekan, apakah sabuk pengaman dipakai, putaran mesin, sudut setir dan banyak lagi terekam dalam black box di mobil. Produsen mobil juga bisa menambahkan 30 data tambahan yang bisa direkam di black box dalam mobil. Termasuk GPS, video dan audio.

Investigasi Kecelakaan dari Black Box di Mobil

Dikutip dari The Boston Globe, black box di mobil telah mengungkapkan data kecelakaan yang melibatkan politikus yang merupakan mantan Letnan Gubernur Massachusetts, Timothy P. Murray pada 2011. Saat itu, ia mengemudi mobil Ford Crown Victoria 2007.

Murray mengklaim tidak mengemudi dengan kecepatan tinggi dan mengenakan sabuk pengaman. Tapi fakta lain terungkap setelah kotak hitam di mobil diselidiki.

Polisi Negara Bagian Massachusetts mengungkapkan fakta bahwa Murray mengemudi dengan kecepatan 100 mil per jam (160 km/jam) tanpa mengenakan sabuk pengaman. Penyelidikan menunjukkan Murray mengemudi di kecepatan 75 mil per jam sebelum kecelakaan. Tapi, kakinya justru menginjak gas lebih dalam sehingga kecepatannya meningkat hingga 108 mil per jam sehingga menghantam batu dan terbalik dua kali.



Simak Video "'Robot Bawah Laut' Dikerahkan, Cari CVR Sriwijaya Air SJ182"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)