Staria, MPV Hyundai Buatan Indonesia?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 10 Des 2020 09:39 WIB
Logo Hyundai
Hyundai mengajukan merek dagang baru, Staria. Kemungkinan menjadi MPV buatan Indonesia. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Hyundai dikabarkan sedang mempersiapkan MPV baru. Bahkan, trademark baru telah diajukan Hyundai yang mengindikasikan MPV baru, kemungkinan juga buatan Indonesia.

Diberitakan media lokal Filipina, Autoindustriya, Hyundai mengajukan trademark pada 1 Juni 2020 untuk nama Staria dan pada 15 September 2020 untuk nama Staria Premium. Trademark nama Hyundai Staria dan Staria Premium itu diajukan ke Kantor Kekayaan Intelektual Filipina.

Menurut penjelasan trademark-nya, nama Staria merujuk kepada mobil, van, wagon, kendaraan elektrik, kendaraan hybrid.

Terlalu dini jika menyimpulkan jenisnya. Tapi, berdasarkan penjelasan tersebut, bisa jadi Hyundai Staria ini merupakan van besar atau MPV kecil.

Sumber anonim yang dikutip Autoindustriya sebelumnya mengatakan bahwa Hyundai Filipina akan mengimpor mobil buatan Indonesia. Bisa jadi, Staria menjadi salah satu kendaraan masa depan yang dikirim dari pabrik Hyundai di Indonesia ke beberapa negara, termasuk Filipina. Apalagi, Hyundai Indonesia sempat menyinggung akan menyiapkan mobil MPV.

Merek dagang Staria juga terdaftar di negara lain seperti Malaysia, Laos, dan Kamboja. Nama tersebut juga sampai ke Jerman, Prancis, dan Amerika Latin.

Diberitakan sebelumnya, Hyundai Filipina juga berencana menjual Hyundai Creta buatan Indonesia. "Menurut sumber kami, Creta yang menuju Filipina akan dibangun di pabrik baru Hyundai di Indonesia. Ya, Creta akan menjadi model keempat Hyundai buatan Indonesia," tulis Autoindustriya.

Namun belum ada kepastian tanggal peluncuran Hyundai Creta buatan Indonesia. Sumber yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa produksi Hyundai Creta di pabrik di Indonesia dimulai pada kuartal keempat 2021.

Hyundai saat ini sedang menyiapkan pabrik perakitan mobil di Indonesia, tepatnya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Tak cuma produksi mobil listrik, Hyundai juga bakal memproduksi mobil bermesin konvensional.

Rencananya, pabrik Hyundai di Cikarang bisa mulai produksi pada akhir tahun depan. Sementara tahun 2022 pabrik Hyundai tersebut mulai memproduksi mobil listrik.

Pabrik akan memiliki kapasitas produksi sekitar 150.000 unit per tahun. Pada kapasitas penuh akan dapat memproduksi sekitar 250.000 kendaraan setiap tahunnya.

Adapun mobil yang bakal diproduksi di Indonesia antara lain SUV kompak, MPV kompak hingga mobil sedan. Mobil-mobil itu dirancang khusus untuk konsumen di Asia Tenggara.



Simak Video "Rasakan SUV Rasa MPV Racikan Hyundai"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)