Dapat Gelar Mobil Terbaik di Jerman, Mobil Mungil Honda Ini Tak Kunjung Dijual di RI

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 30 Nov 2020 09:37 WIB
Honda memamerkan mobil listrik Honda e di Frankfurt Motor Show, September 2019.
Honda e Foto: Honda via Newspress
Jakarta -

Honda boleh berbangga hati lantaran salah satu modelnya mendapat penghargaan sebagai mobil terbaik di Jerman. Produknya itu ialah Honda e, mobil mungil bertenaga listrik murni atau battery electric vehicles (BEV).

Honda e juga memenangkan kategori "New Energy" di ajang German Car of the Year 2021. Malam penganugerahan tersebut dinilai oleh dewan juri dari jurnalis otomotif Jerman.

Panel juri di ajang ini menguji dan mengulas mobil terbaru, mengurutkannya menurut kegunaan, karakteristik mengemudi, relevansi pasar, dan tingkat inovasi. Pemenang dari lima kategori, yaitu kategori Compact, kategori Premium, kategori Mewah, kategori New Energy dan kategori Performa kemudian kembali dinilai untuk menentukan pemenang keseluruhan.

"Gelar Honda e sebagai mobil Jepang pertama yang dianugerahi German Car of the Year merupakan kehormatan besar dan kami sangat bangga menerimanya. Honda e adalah contoh sempurna dari produk dengan desain unik, menampilkan teknologi mutakhir dan konektivitas yang cerdas dan canggih untuk membuat pemiliknya tetap terhubung dengan kehidupan sehari-hari. Kami sangat berterima kasih atas penghargaan ini," ungkap Katsuhisa Okuda, CO & President of Honda Motor Europe dalam keterangan resminya.

Honda e di jalanHonda e Foto: Pool (Autoevolution)

Mobil mungil bertenaga listrik Honda e secara resmi telah diluncurkan pada pameran Frankfurt Motor Show. Namun baru dijual di beberapa pasar Eropa saja.

Honda e merupakan generasi pertama dari seri mobil listrik Honda ke depan. Mobil ini juga sekaligus menjadi mobil listrik pertama Honda yang diproduksi dan dijual secara masal.

Mobil ini meluncur dengan dua pilihan motor listrik sebagai penggeraknya, antara 134hp ada pula 152hp. Selain itu daya jelajahnya sama, yakni 220km menggunakan baterai 35,5kWh.

Honda e juga dapat melakukan pengisian daya cepat yang mana dapat terisi sampai 80 persen dalam waktu 30 menit saja. Fitur menarik mobil ini adalah tidak adanya kaca spion yang digantikan dengan kamera, audio premium, dan opsi parkir pilot.

Di Indonesia, geliat mobil listrik BEV mulai terlihat. Ditandai dengan adanya Hyundai Ioniq dan Kona, lalu terakhir Lexus UX 300e. Tapi Honda Prospect Motor selaku Agen Pemegang Merek Honda di Indonesia belum memberikan tanda-tanda bakal mengenalkan BEV ke Tanah Air.

HPM masih mempelajari dan menunggu semua perangkat ekosistem mobil listrik selesai. "Kami pelajari regulasi tersebut untuk menentukan teknologi apa yang paling sesuai. Misal infrastruktur dan bagaimana regulasi dari pemerintah," jawab Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy beberapa waktu yang lalu.

Jika harus memilih berdasarkan situasi sekarang, Honda melihat teknologi yang tepat untuk memasukkan elektrifikasi ke Indonesia adalah lewat hybrid seperti yang sudah dilakukan Toyota sejak 2009 yang lalu.

"Perlu bridging supaya tidak kaget langsung baterai, jadi kalau bagi kami hybrid paling tepat untuk sekarang melihat infrastruktur dan regulasi serta juknis. Karena kalau langsung baterai itu nanti infrastruktur bagaimana suplier bagaimana itu tidak ada nantinya," terang Yusak.



Simak Video "Mantap! Road Trip Jakarta-Bali with Corolla Cross Hybrid"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)