Kamis, 01 Okt 2020 09:03 WIB

Percaya Nggak Percaya, Mobil Bekas Presiden Berperilaku Aneh saat Ingin Dijual

M Luthfi Andika - detikOto
Mobil Bekas Dinas Presiden RI Mercedes-Benz 300 EL SHD kelahiran 1992 Mobil bekas dinas Presiden. (Agung Pambudhy/detik.com)
Jakarta -

Memiliki mobil bekas dinas Presiden memang unik, keren dan pastinya berbeda dengan mobil lainnya. Tak cuma itu detikers, ternyata mobil bekas dinas presiden kerap 'berperilaku' aneh saat si pemilik ingin menjualnya.

Itulah yang dirasakan Vinnie Kinetica Rumbayan (28) pemilik mobil bekas dinas Presiden Republik Indonesia (RI) Mercedes-Benz 300 EL SHD produksi 1992 sejak era Presiden Soeharto hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Lelaki yang disapa Vinnie ini menceritakan selalu mengalami kejadian aneh saat ingin menjual mobil bekas dinas Presiden miliknya. Bahkan kejadian yang terjadi terkadang di luar logika.

"Pernah ada kejadian menarik? Kalau saat mengendarai kendaraan sih nggak pernah kenapa-kenapa (mengalami kecelakaan), selain itu memang mobil ini diservis secara rutin," kata Vinnie.

"Tapi yang lucu kalau setiap ingin dijual, sudah 3 kali aku coba dan sudah 3 kali juga mau dilihat orang, 3 kali juga terjadi masalah yang membuat aku batalkan janjian ketemuan dengan calon pembeli," Vinnie menambahkan.

Mobil Bekas Dinas Presiden RI Mercedes-Benz 300 EL SHD kelahiran 1992Mobil Bekas Dinas Presiden RI Mercedes-Benz 300 EL SHD kelahiran 1992 Foto: Agung Pambudhy/detik.com

Vinnie menceritakan kejadian aneh pertama kali terjadi saat hendak menjual pertama kali.

"Waktu itu iseng mau cek harga dan waktu itu sudah mau dilihat calon pembeli sebut saja si A. Tiba-tiba aku nggak tahu kenapa, bagaimana serempetnya, pokoknya bumper depan itu copot sampai keseret semua gitu akhirnya aku batalkan. Setelah itu baru sampai kantor, tiba-tiba mobil ini di ditabrak karyawan bagian belakangnya, mungkin karena dia capek atau kenapa ga tahu juga, tapi ya sudahlah. Dan itu pertama kalinya mobil ini lecet, karena biasanya kan mobil ini melintas menggunakan patwal," cerita Vinnie sambil tertawa.

Lanjut kejadian kedua, seperti pada kejadian pertama Vinnie kembali berniat menjual mobil bekas dinas presiden miliknya.

"Kejadian kedua, saat mau dijual entah bagaimana yang pasti mobil dalam keadaan mati, tiba-tiba jendelanya pada turun (keempat jendela samping terbuka) dalam keadaan hujan-hujan. Saat itu juga tiba-tiba power window-nya rusak. Tidak ada alasan aja karena awalnya mobil ini baik-baik saja, dan itu dalam keadaan mobil mati. Akhirnya gue batalin lagi janjian dengan pembeli," kata Vinnie.

"Kejadian ketiga kalinya, saat ingin menjualnya lagi di instagram. Tiba-tiba AC tidak berfungsi dengan baik, radionya mendadak rusak, sempat tidak bisa mundur dan 3 kali mengalami mogok. Akhirnya mobil aku taruh bengkel," ujar Vinnie.

Setelah mengalami kejadian hingga 3 kali, akhirnya Vinnie memutuskan untuk tidak menjualnya terlebih dahulu.

"Ya sudah aku yakin ga jual dulu deh. Kecuali ada yang datang tiba-tiba bawa uang mungkin aku mau kali ya. Karena kejadian pertama mungkin aku anggap kebetulan, tapi kalau kejadian sampai ketiga kali itu sudah pasti ga mau dijual (mobil bekas dinas presiden tidak mau dijual)," tutup Vinnie.



Simak Video "Mengintip Mobil Dinas Presiden Sukarno, Buick Super Sedan 1949"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com