Senin, 03 Agu 2020 17:53 WIB

Fuel Pump Mobil Toyota, Honda, hingga Xpander-Livina Kena Recall, Kenapa?

Tim detikcom - detikOto
Fuel Pump Mitsubishi Xpander Ilustrasi fuel pump Mitsubishi Xpander yang di-recall. Foto: Dok. Mitsubishi

"Untuk supplier, saya nggak bisa infoin detail, dan nggak bisa komen supplier-nya brand lain," jawab Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, kepada detikcom, Senin (3/8/2020).

"Saya baca dan dengar seperti itu (menggunakan komponen fuel pump yang sama dengan pabrikan Jepang lainnya). Namun saya tidak dapat berkomentar detail mengenai brand lain ya," ujar Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (3/8/2020).

Untuk Honda sendiri, Billy mengatakan, respons konsumen Honda terhadap kampanye perbaikan fuel pump ini cukup bagus. Semua komponen penggantinya sudah siap. "Sudah terlayani sekitar 10%," kata Billy.

Melansir beberapa sumber, recall mobil akibat fuel pump bermasalah ini terjadi secara global. Di dunia, Toyota me-recall 3,2 juta unit mobil dan Honda mengumumkan recall terhadap 1,4 juta unit mobil secara global karena masalah fuel pump.

Di Amerika Serikat, dalam sebuah dokumen Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya (NHTSA), ada salah satu pemasok fuel pump yang mengumumkan laporan safety recall karena komponennya bermasalah, yaitu Denso International America, Inc. Fuel Pump dari Denso International America, Inc. dipasok ke beberapa pabrikan mobil di negara itu, seperti Ford, Honda, Mazda, Subaru, Toyota, hingga Mitsubishi.

Dalam dokumen itu disebutkan, impeller pada beberapa fuel pump dapat berubah bentuk pada kondisi tertentu yang membuat fuel pump tidak dapat beroperasi normal. Menurut sistem pabrikan mobil, jika fuel pump tidak normal, dapat mengakibatkan lampu engine check menyala, mesin kasar, mesin tidak bisa dihidupkan dan/atau mesin mati saat mobil melaju di kecepatan rendah. Dalam kasus yang jarang terjadi, mesin mobil mati saat dikendarai di kecepatan tinggi sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(rgr/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com