Selasa, 19 Mei 2020 12:28 WIB

Corona Menjangkit, Industri Otomotif Dunia Yakin Bisa Bangkit

Rangga Rahadiansyah - detikOto
BMW Group Indonesia merakit all new BMW 730Li di pabrik Gaya Motor, Sunter, Jakarta. Yuk kita lihat proses perakitan mobil tersebut. Pabrik perakitan mobil di Indonesia. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pandemi virus Corona (COVID-19) turut menyerang industri otomotif. Anjloknya penjualan otomotif akibat pandemi virus Corona mulai terasa. Tak terkecuali bagi Indonesia.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diperoleh detikOto dari PT Astra International Tbk, penjualan mobil bulan April 2020 menyentuh titik nadir selama 4 bulan pertama tahun ini. Pada bulan keempat tahun 2020, industri otomotif hanya mampu mengirim 7.871 unit mobil baru, turun 89,7% dibanding bulan Maret 2020 yang mencapai 76.811 unit.

Banyak ahli termasuk Presiden Organisasi Internasional Produsen Otomotif (OICA), Fu Binfeng, bilang kondisi ini merupakan krisis terburuk yang pernah berdampak pada industri otomotif.

Dampak awal dimulai pada Januari 2020 dengan ditutupnya sebagian besar industri China secara umum. Ditutupnya industri di China menciptakan kekurangan pasokan komponen yang berdampak pada industri di seluruh dunia. Alhasil, banyak pabrik otomotif yang disetop sementara, tak terkecuali pabrik mobil dan motor di Indonesia.

"Kekhawatiran terhadap kesehatan dan keselamatan karyawan mereka membuat banyak produsen dan pemasok di seluruh dunia menerapkan tindakan sanitasi yang drastis, yang mengarah pada pengurangan yang kuat atau bahkan penutupan total banyak pabrik dan fasilitas, bahkan di tempat yang tidak direkomendasikan atau diharuskan secara sistematis oleh otoritas terkait," kata Fu.

Anggota OICA berupaya untuk mengamankan sektor otomotif sebanyak mungkin. Mereka juga mengklaim siap menghadapi memulai kembali produksi dan penjualan ketika krisis berakhir.

"Saya tidak ragu bahwa industri otomotif dunia, seperti yang sudah dilakukan berkali-kali di masa lalu, akan membuktikan pentingnya, kekuatannya dan ketahanannya," ujar Fu.

Sementara itu, OICA melaporkan produksi kendaraan bermotor secara global pada 2019 saja turun 5% menjadi hanya 91,8 juta unit. Itu mengakhiri tren peningkatan selama 10 tahun berturut-turut. Tahun ini, industri otomotif mendapat tantangan dari mewabahnya virus Corona di dunia.



Simak Video "Begini Perilaku 'New Normal' Pengguna Shopee Imbas COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com