Pastinya, perubahan itu tak dapat dilakukan dengan mudah. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan jika ingin mengganti transmisi manual ke otomatis. Pertama harus dipastikan bahwa mesin bawaan mengusung teknologi yang sesuai dengan transmisi baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika syarat di atas telah terpenuhi, dalam pemasangannya pastikan tenaga dan torsi mesin sesuai dengan spesifikasi transmisi yang akan digunakan. Setelah itu, girboks otomatis harus mendapatkan ruang yang pas di dalam sistem penggerak mobil.
"Pertama rentang engine dan torsi engine harus masuk spesifikasi. Kedua dari housing transmisi harus bisa melekat sempurna dengan engine sehingga tidak ada clearance," lanjutnya.
Terakhir tentu pada penggunaan di tuas penggantian transmisi dipastikan dapat digunakan dengan baik oleh pengemudi. Rizqi juga menekankan untuk menyoroti odometer karena ada perbedaan rasio putaran.
"Sistem pengendalian transmisi harus bisa diakses pengemudi di depan, terakhir hati-hati sama odometer karena rasionya berbeda, putaran berapa, odometer berapa harus disesuaikan. Kalau yang udah biasa (ganti girboks) sih udah paham dia," pungkas Rizqi.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video: Rian Mahendra Sempat 'Hilang' Bertahun-tahun Kini Balik ke PO Haryanto"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun