Di Filipina, Mobil dan Moge Selundupan Habis Digilas Buldoser

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 19 Des 2019 07:34 WIB
Mobil Mewah Selundupan di Filipina Digilas Buldoser. Foto: AP Photo/Bullit Marquez


Tak cuma sekali, pada 2018 pemerintah Filipina memusnahkan lebih lebih dari 20 mobil mewah dengan buldoser. Mobil yang dihancurkan beberapa ada yang harganya mencapai US$ 115.000 atau sekitar Rp 1,5 miliar. Mobil mewah yang dihancurkan antara lain merek Audi, BMW, Corvette Stingray, Jaguar, dan Lexus.

Penghancuran yang kedua dilakukan dengan menggilas 14 kendaraan. Mobil yang bernasib sial itu di antaranya adalah Maserati Quattroporte, Porsche 911 GT3, BMW Alpina B12, BMW Z1, Opel Manta, Renault 5, dan delapan mobil Mercedes Benz.


Di Filipina, Mobil dan Moge Selundupan Habis Digilas BuldoserFoto: Screenshot Youtube/RTVMalacanang


Bukan hanya mobil, motor yang diimpor tak sesuai aturan pun habis digilas. Tahun lalu 112 unit motor Vespa baru, motor BMW bekas, motor gede Harley-Davidson, dua unit motor Triumph dilindas buldoser hingga menyisakan puing. Mobil Mitsubishi Pajero, dua unit Land Rover, Volvo, Ford Ecoline 2002 dan Ford Ecoline E350 2005 turut dihancurkan.

Hal ini sudah dilakukan sejak tahun 2002 oleh mantan Presiden Gloria Macapagal-Arroyo untuk memperkuat industri otomotif lokal dan mengurangi tindak penyelundupan. Duterte tidak ingin menjual mobil hasil selundupan karena khawatir mobil-mobil itu akan kembali jatuh ke tangan sindikat penyelundup.

Melalui kebijakan ini, Presiden Filipina ingin memberi pesan yang jelas kepada para importir ilegal, bahwa mereka tidak diberi ruang gerak untuk menjalankan bisnisnya. Sebenarnya ada alternatif lain untuk memberantas praktik tersebut, yakni dengan menyita mobil ilegal, menjualnya di pelelangan dan pemerintah Filipina bisa mendapatkan keuntungan dari hasil penjualannya. Tapi ternyata Duterte memilih cara lain yang lebih ekstrem.
Halaman


Simak Video "Diisukan Meninggal, Duterte: Jika Ingin Saya Mati, Berdoa Lebih Giat!"
[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)