Selasa, 17 Des 2019 09:41 WIB

Biang Kerok yang Bikin Bahaya Pengemudi Tol Layang Japek

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Instruktur & Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu sudah menjajal tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) Senin (16/12/2019). Dalam catatannya, ternyata masih kedapatan pengemudi yang melanggar batas kecepatan maksimal di dalam tol.

"Kita lari 80 km/jam, mereka ada yang memacu sampai 100 km/jam. Dari jauh kita sudah lihat, mereka dari belakang, melewati kita cepat sekali," cerita Jusri kepada detikcom, Senin (16/12/2019).



Jusri mengatakan jalanan bergelombang naik-turun di tol layang Jakarta-Cikampek masih di dalam ambang batas keamanan. Masalahnya, kata Jusri, apakah pengemudi sudah sadar terkait batas aman kecepatan yang direkomendasikan, yakni maksimal 80 km/jam.

Biang Kerok yang Bikin Bahaya Pengemudi Tol Layang JapekFoto: Rengga Sancaya


"Perilaku tidak aman itu adalah cerminan para pengemudi dan ini yang menjadi biang kerok. Kalau mereka celaka sendiri tidak masalah, tapi kalau sampai melibatkan orang lain itu bahaya sekali," kata Jusri.



Pun demikian, ia menyebut bahwa tol layang Jakarta-Cikampek sepanjang 36,4 km ini hanya pengemudi dan kendaraan yang memiliki kebugaran yang prima, meski hanya memakan waktu kurang dari setengah jam.

"Rest area, pom bensin tidak ada, kemudian bumpy. Orang juga merasa sedikit tertekan karena bosan kan," kata Jusri.

Simak Video "Belum Juga Sepekan Beroperasi, Jalan Tol Layang Japek Mengelupas"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com