"Untuk kondisi di mana kendaraan hybrid diparkir di tempat yang cukup panas, sejauh pemahaman saya cukup aman (baterainya)," kata Product Trainer Toyota-Astra Motor, Muhammad, di Jakarta, belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu pendinginan baterai hybrid menggunakan AC kendaraan. Jadi selama AC kendaraan dihidupkan oleh penggunanya, AC tersebut akan mendinginkan baterai kendaraan hybrid," lanjutnya lagi.
Jika pun ada kendala, menurut Muhammad, baterai mobil hybrid sudah dilengkapi beragam sensor yang akan menghentikan sistem hybrid sementara ketika terdeteksi ada masalah seperti overheat.
"Dan di baterai kendaraan hybrid itu begitu banyak temperatur sensor. Maka ketika terjadi overheating pada baterai, untuk sistem hybrid-nya akan di-off-kan sementara sampai kondisi baterainya normal kembali," pungkasnya. (lua/rgr)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer