Kalau ingin bertarung dengan merek Jepang, mau tidak mau merek pesaing harus menawarkan produk dengan value for money yang lebih tinggi, ditunjang dengan layanan purnajual mumpuni. Hal ini lah yang dilihat sebagai celah oleh merek asal India, Mahindra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan tanpa alasan Mahindra kembali datang ke Indonesia dengan produk kendaraan komersialnya. Menurut Moitra, market Indonesia berkembang sangat pesat, di mana penjualan per tahun bisa mencapai satu juta unit.
"Indonesia salah satu negara yang konsisten tumbuh dalam lima tahun terakhir. Jadi jelas ada cukup ruang untuk brand baru masuk ke Indonesia," lanjut Moitra.
"Karena di sini konsumen bukan pembeli mobil pertama. Karena pembeli pertama itu pasti ingin membeli mobil jepang. Tapi mobil kedua dan seterusnya, mereka ingin menggunakan mobil dari brand lain," katanya lagi.
"Tapi untuk mendapat kepercayaan itu, kami harus kerja keras membangun semuanya. Terutama kepercayaan buat konsumen Indonesia," pungkasnya.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video Selega Apa Kabin Wuling Aira EV?"
[Gambas:Video 20detik] (lua/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat