Minggu, 18 Agu 2019 17:33 WIB

Sebagai Pendatang Baru, Esemka Harus Jamin Purnajual

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Ridwan Arifin Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Pekan kemarin nama Esemka mencuat lagi setelah bos PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) buka suara. Esemka disebut siap memproduksi mobilnya di Indonesia yang pabriknya berdiri di Boyolali.

Mobil pikap Esemka Bima menjadi mobil pertama yang akan dijual massal oleh Esemka. Sebagai pendatang baru, Esemka harus mengutamakan kepuasan konsumen, terutama soal jaminan purnajual.



Ketua Komunitas Konsumen Indonesia, David Tobing, mengatakan secara produk dirinya yakin mobil yang mendapat izin produksi sudah memenuhi syarat dan layak untuk dijual. Namun, David menekankan soal layanan purnajualnya.

"Harus diingat mereka (Esemka) juga harus menyiapkan aftersalesnya, termasuk garansi, suku cadang, servis, perbaikan, itu yang harus ada," kata David kepada detikcom.



David menyebut, sebaiknya layanan purnajual juga mudah dijangkau konsumennya. Jangan sampai bengkel layanan purnajual malah jauh dari jangkauan konsumen.

"Jadi jangan misalnya satu pulau itu cuma 1 kota. Kalaupun misalnya dia belum bisa membuat bengkel banyak ya dia harus kerja sama dengan bengkel lain. Mungkin bukan hanya Esemka, mobil China juga harus begitu. Aftersalses service diperhitungkan," tegasnya.

Simak Video "Bima, Mobil Pertama Esemka Diluncurkan!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com