Kamis, 15 Agu 2019 12:13 WIB

Kendaraan Listrik di RI Masih Terkendala Masalah-masalah Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Kendaraan listrik. Foto: Rifkianto Nugroho Kendaraan listrik. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan, ada sejumlah kendala terkait pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Kendala itu tidak hanya soal proses konversi konsumen dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik, tapi juga menyangkut banyak aspek.

"Pertama terkait infrastruktur gimana, lalu akan banyak industri pendukung yang hilang. Misalnya pabrik tangki bensin tidak ada, pabrik engine tidak ada, itu gimana solusinya?," kata Industry Development Compartment Head Gaikindo Ary A. Mariano, di Kantor Kementerian Perindustrian, Rabu (14/8/2019).


Tak hanya soal pergantian jenis usaha, Ary juga memikirikan tentang sumber daya manusianya.

"Apa nanti orangnya di PHK atau mau dipindah ke pabrik yang baru? Kalau gitu, bagaimana kompetensi dia bisa masuk ke industri yang berbeda. Kesiapan-kesiapan itu, kita harus komprehensif dengan industri dan asosiasi yang lain," lanjutnya.

Meski banyak kendala, secara umum Ary menjamin bahwa industri otomotif Indonesia siap lepas landas ke arah pengembangan kendaraan ramah lingkungan, terutama di industri hilirnya.


"Kalau industri paling hilir rasanya siap. Yang jadi persoalan kita tidak boleh bergerak sendiri. Kita harus komitmen bergerak secara keseluruhan, termasuk juga industri komponennya. Jadi saya rasa Gaikindo akan diskusi juga dengan industri pendukung yang lain," katanya lagi.

"Kalau kami, terus terus terang siap. Karena anggota Gaikindo rata-rata sudah memiliki (mobil listrik) di negara lain," terangAry.


Simak Video "Mobil Dinas Presiden Bisa Pakai Mobil Listrik?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed