Selasa, 09 Jul 2019 19:55 WIB

ECU Dapat Minimalisir Kerusakan Kendaraan

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Komputerisasi sudah sejak lama masuk dalam dunia otomotif dan semakin luas penggunaannya. Berawal dari mesin kini hampir setiap fitur dalam mobil kini disematkan Electronic Control Modul (ECU) untuk menghasilkan kinerja yang presisi.

ECU yang bekerja layaknya komputer dapat mengirim dan menerima data dalam mengoperasikan sistem tertentu yang saling terintegrasi.



"Sesuai namanya ECU ini mengkalkulasi informasi yang didapat dari sensor. Nilai-nilai yang didapat dari sensor ini dikalkulasi disesuaikan dengan kontrol lain jadi terintegrasi semua baru dia mengontrol unit yang dikontrol," terang Technical Leader Auto2000 Tebet Soepomo, Achmad Mu'min saat ditemui detikcom, Kamis (4/7/2019).

"Misalnya mesin dikontrol injektornya nanti menyesuaikan dari kecepatan sensor roda dikalkulasi disesuaikan dengan putaran mesin, temperatur udara, temperatur air jadi sangat presisi sebetulnya," lanjutnya.

Keberadaan ECU dikatakan Mu'min juga membuat mobil semakin minim perawatannya. Selain itu sebagai seorang mekanik proses perbaikan maupun perawatan pun menjadi semakin mudah dan cepat.



"Itu minim perawatan kalau pakai ECU, sebetulnya pencarian problem pun lebih gampang karena setiap area yang dikontrol ECU ini terdeteksi oleh scanner ketika ada problem kalau emang dia terintegrasi dengan ECU," terang Mu'min.

Namun jika ECU telah menginformasikan ada kerusakkan dan tidak ditangani dengan benar, resiko kerusakkan ECU pun dapat timbol. Sekedar informasi juga ECU termasuk komponen mobil dengan harga yang cukup mahal mulai dari jutaan hingga puluhan juta tergantung jenis mobilnya.

Simak Video "Detik-detik Mobil Grand Livina Terbakar di Tanjakan Jahim Ciamis"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com