Selasa, 23 Apr 2019 08:45 WIB

Penting Diketahui untuk Rawat Mobil Hybrid

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Mobil hybrid memang masih jarang malang melintang di atas aspal Indonesia, namun tak bisa dimungkiri populasi mobil ini akan terus bertambah mengingat dorongan pakar lingkungan untuk mengurangi polusi dari emisi kendaraan.

Sayang sekali keinginan tersebut masih terbentur dengan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap mobil minim emisi ini. Anggapan terhadap teknologi baru yang masih belum dipercaya dan terjamin menjadi bayang-bayang konsumen untuk beralih ke mobil bertenaga listrik seperti hybrid.



Salah satu perhatian konsumen terhadap kepemilikan mobil adalah masalah perawatan. Untuk mobil hybrid sendiri sebenarnya tidak sesulit perawatan mobil listrik sepenuhnya. Perlu diingat bahwa hybrid adalah jenis mobil yang memadukan penggerak bertenaga listrik dan mesin pembakaran.

"Sebenarnya nggak terlalu banyak beda ya (perawatan), perbedaan utama adalah di baterai tapi mesin kan sama. Tetap harus ganti oli tetap maintenance," ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi usai meluncurkan C-HR Hybrid pada Senin (22/4/2019) di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Anton menambahkan dalam perawatan mobil hybrid yang perlu diperhatikan adalah filternya. Filter tersebut berfungsi agar baterai tetap bersih.



"Kalau rutin servis di bengkel sebenarnya nggak ada masalah, biaya juga nggak terlalu jauh beda," kata Anton.

Demi meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap mobil hybrid pun Toyota memberikan jaminan 5 tahun untuk baterainya. Hal ini merupakan sebuah jaminan yang kuat untuk konsumen mengingat baterai motor listrik di mobil sendiri harganya sangat mahal.



"Sejak tahun lalu memberikan extended warranty untuk baterai dalam waktu 5 tahun. Mesin biasa kan 3 tahun, baterai kita berikan 5 tahun karena kita ingin berikan confident kualitas baterai kita," ungkap Anton.

Harga baterai model hybrid Toyota seperti Camry dan Alphard sendiri terbilang besar. Anton mengungkapkan untuk kedua model tersebut harga baterainya bisa mencapai Rp 40-50 juta. Sedangkan C-HR yang baru saja diluncurkan berada sedikit di bawahnya.

"Baterai C-HR kurang tahu saya angkanya, tapi untuk Camry harganya Rp 40-50 juta. C-HR harusnya di bawah karena kapasitas lebih kecil tapi nggak akan semurah misal Rp 10 juta. Teknologi sama tapi kapasitasnya beda. C-HR mesin 1.800cc lebih kecil, kalau Alphard Camry 2.500cc berarti motor listriknya lebih besar," tutup Anton. (rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com