Kamis, 28 Mar 2019 19:33 WIB

Sah! Daimler dan Geely Selamatkan smart

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Dina Rayanti Foto: Dina Rayanti
Stuttgart/Hangzhou - Merek mobil imut Daimler, smart selamat! Daimler dan Geely akhirnya mengumumkan kerja sama mereka dalam mengembangkan smart. Keduanya akan memiliki persentase saham yang sama 50-50. Jadi Daimler dan Geely berbagi kepemilikan, operasional, dan pengembangan smart di masa mendatang sebagai pemimpin di mobil listrik imut.

Dalam perjanjian yang diteken 28 Maret 2019, kendaraan listrik smart akan dirakit di pabrik kendaraan listrik China dengan penjualan mulai tahun 2022. Secara terpisah, sebelum peluncuran model baru mulai tahun 2022 dan seterusnya, Daimler tetap memproduksi mobil di pabrik Hambach Prancis (untuk mobil smart EQ fortwo) dan di Novo Mesto (Slovenia, untuk mobil smart EQ forfour).




"Dengan lebih dari 2,2 juta pengguna, smart menjadi pionir dalam mobilitas urban. Berdasarkan kisah sukses ini, kita ingin memperkuat brand bersama dengan Geely yang menjadi partner kuat dalam segmen mobil listrik," ujar Dieter Zetsche, Chairman of the Board of Management of Daimler AG and Head of Mercedes-Benz Cars.

"Kami akan bekerja sama mendesain, mengembangkan mobil listrik masa depan yang mengombinasikan produksi berkualitas dan standar yang bermutu yang akan dijual di China dan global," tambahnya.



Chairman Geely Li Shufu mengatakan merek mobil smart merupakan merek mobil yang menarik dengan nilai komersial yang kuat. "Sebagai partner kami berdedikasi untuk mempromosikan smart secara global," ujarnya.

Dieter Zietsche dan Li ShufuDieter Zetsche dan Li Shufu Foto: Daimler


Dengan adanya kerja sama ini, line up produk smart akan diperluas ke segmen B yang lebih besar. Daimler dan Geely sudah beberapa kali melakukan kerja sama. Bahkan Li Shufu tercatat sebagai pemilik saham Daimler terbesar untuk ukuran seorang individu.

(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed